Kasus Bansos Dikubur, Hotman Paris Pasang Badan Bela JNE

Headline
Hotman Paris saat ditemui di Holywings Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (15/07/2022). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Pantau – PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) menggandeng Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum, guna menangani kasus beras bantuan sosial (bansos) yang dikubur di Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Hal ini diketahui melalui undangan konferensi pers yang diunggah akun Instagram Hotman Paris.

Seperti yang dilihat Pantau.com dalam undangan tersebut, JNE akan menggunakan hak jawab atas pemberitaan tuduhan penimbunan beras bantuan presiden (banpres) yang belakangan ini ramai dibahas.

Pihak JNE dan Hotman Paris pun mengatakan akan memberi somasi terbuka kepada pihak-pihak yang melakukan fitnah. Konferensi pers rencananya digelar pada Kamis (4/8/2022) di kawasan Jakarta Utara.

Diketahui, JNE merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam kasus penemuan beras bansos dikubur di Depok. Perusahaan ekspedisi itu menjadi distributor beras bansos Presiden.

Vice President JNE Eri Palgunadi sebelumnya memastikan tak ada pelanggaran prosedur soal penguburan beras bansos itu. Sebab, menurutnya, beras dalam kondisi rusak.

“Terkait dengan pemberitaan temuan beras bansos di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak,” ujar Eri, Minggu (31/7/2022).

JNE selaku distributor bantuan sosial tersebut, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan. Pihaknya pun mendukung program pemerintah terkait penyaluran bansos.

“Dalam menjalankan bisnis JNE selalu mematuhi dan mengikuti peraturan yang berlaku serta selalu menjalankan standard operating prosedur perusahaan dengan sebaik mungkin,” ujarnya. [Laporan: Kiki]

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni