Kasus Bullying pada Anak di Jember, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Headline
Ilustrasi - Perundungan anak. ANTARA News/Andre Angkawijaya.

Pantau – Pihak kepolisian memeriksa sejumlah saksi terkait kasus bullying atau perundungan pada anak yang sempat viral dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

“Kasus tersebut sudah ditindaklanjuti dan penanganan-nya dilakukan di Polsek Tanggul,” kata Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo, di kabupaten setempat, Kamis, (30/6/2022).

Menurut Hery kasus tersebut sudah diproses dan sejumlah saksi sudah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk saksi terlapor dan kini masih dalam pemeriksaan.

Iptu Brisan Immanula selaku Sementara Kasi Humas Polres Jember mengatakan peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Mei 2022, namun aksi perundungan yang direkam tersebut baru viral beberapa hari terakhir melalui WhatsApp.

“Perundungan terjadi ketika korban dengan berinisial HK keluar dari salah satu organisasi kelompok terduga pelaku. Saat keluar, HK dianggap telah melecehkan organisasi dengan menjelek-jelekkan nama organisasi,” ujarnya.

Brisan melanjutkan hasil dari pemeriksaan sebenarnya sudah ada kesepakatan damai antara korban dengan terduga pelaku, namun saat video perundungan tersebut beredar dan diketahui oleh orang tua korban, maka orang tua korban tidak terima.

“Orang tua korban akhirnya melaporkan kasus perundungan itu ke Polsek Tanggul, meskipun kejadiannya sudah satu bulan lebih. Kami proses kasus itu dengan meminta sejumlah keterangan saksi-saksi,” tuturnya.

Ia menjelaskan penyidik Polsek Tanggul sudah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk saksi korban dan saksi dari terlapor yang masih di bawah umur.

Kapolsek Tanggul, AKP Miftahul Huda, mengatakan dari hasil pemeriksaan tersebut diduga yang melakukan penganiayaan hanya dua orang yakni FR dan RN, sedangkan RO diberi tugas untuk merekam apa yang dilakukan oleh FR dan RN kepada korban HK.

“Yang jelas kasus itu adalah murni pidana penganiayaan yang dilakukan oleh FR dan RN terhadap korban HK. Kasus itu masih dalam tahap penyidikan dan juga bimbingan, serta penyuluhan kepada terlapor,” katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia