Kasus Pembangunan Pabrik, 3 Manajer Proyek PT Krakatau Engineering Diperiksa Kejagung

Headline
Logo PT Krakatau Steel (Foto: krakatausteel.com)Logo PT Krakatau Steel (Foto: krakatausteel.com)

Pantau – Tiga manajer PT Krakatau Engineering diperiksa tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi pembangunan Pabrik Blast Furnace PT Krakatau steel pada 2011, Selasa (21/6/2022).

Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, mereka adalah DK, MT, dan MR yang diperiksa untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan kasus tersebut.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik Blast Furnace oleh PT Krakatau Steel pada 2011,”ujarnya Selasa (21/6/2022).

Ketut menambahkan, DK selaku Manager Proyek PT Krakatau Engineering, diperiksa yang hubungannya dengan BFC Project adalah pada periode 1 Desember 2013 – 25 Juli 2014 sebagai Deputi Site Manager Area COP (Coke Oven Plant),

Dicecar saat bertugas merencanakan, memimpin dan mengkoordinasikan proyek serta melakukan monitoring terhadap pekerjaan sesuai jadwal,

Kemudian pada periode 26 Juli 2014 – 31 Desember 2017 selaku Area Manager COP saat bertugas mengadakan koordinasi dengan staf di lapangan serta instansi (subkontraktor atau owner) dan memberikan petunjuk, mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan dilapangan.

Selanjutnya pada periode 2 Januari 2018 – 31 Desember 2019 selaku Project Manager yang bertugas selaku wakil PT KE mengendalikan proyek dilapangan,

Dan berdasarkan informasi database PT KE jumlah total subkontraktor Proyek BFC sebanyak 380 Subkontraktor dengan jumlah kontrak dalam bentuk JO/PO (Job Order/Purchase Order) 8.242 JO/PO,

Dengan jumlah total nilai kontrak Rp 2.002.800.391.383.- dan USD 27.746.749.- yang nilai tersebut melebihi nilai Kontrak Local Portion sebesar Rp 2.215.424.762.190.

Sementara itu menurut Ketut, MT selaku Manager Proyek PT Krakatau Engineering, diperiksa sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengendalian mutu pekerjaan, waktu pekerjaan dan biaya pekerjaan.

Sedangkan, MR selaku Manager Proyek PT Krakatau Engineering, diperiksa terkait pelaksanaan pembangunan proyek BFC PT. Krakatau Steel yang dilaksanakan oleh konsorsium kontraktor MECC (perusahaan China) dengan PT. KE. [Laporan: Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni