Kasus Pria Gesek-gesek Kelamin ke Penumpang Wanita di KRL Berakhir Damai, Pelaku Bebas

Headline
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Pixabay)Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Pixabay)

Pantau – Kasus pelecehan seksual dengan modus menggesekkan kelamin ke seorang wanita di dalam KRL Relasi Cikarang-Kampung Bandan berakhir damai.

Pria berinisial M (45) diamankan petugas setelah menggesek-gesekkan kelaminnya ke seorang penumpang wanita, DY (45). Merasa risih, DY kemudian melaporkan ke petugas.

Peristiwa pelecehan seksual itu terjadi pukul 09.00 WIB. Tak butuh lama, petugas langsung mengamankan pria cabul itu.

Pelaku kemudian diamankan petugas di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. Pelaku dibawa ke pos pengamanan dan dimintai keterangan oleh petugas. Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya.

“Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dengan menggesek-gesekan alat kemaluan ke paha korban,” kata Kapolsek Metro Menteng Kompol Netty Rosdiana Siagian dalam keterangannya, Kamis (30/6/2022).

Netty mengatakan, pelaku dan korban akhirnya bersepakat damai. Korban tidak membuat laporan ke polisi karena buru-buru ingin bekerja. Meski begitu, pelaku diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Pelaku dan korban menempuh jalur damai dan tidak melanjutkan ke jalur hukum. Pelaku membuat surat pernyataan di atas meterai,” katanya.

Dalam surat pernyataan itu, pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dia juga berjanji tidak akan menggunakan transportasi KRL lagi.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan pelecehan di mana pun dan saya tidak akan menggunakan transportasi kereta lagi. Surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, tanpa paksaan dari siapapun,” bunyi pernyataan pelaku.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan