Pantau Flash
Mahfud Klaim Pemerintah Tak Berencana Bebaskan Napi Koruptor Gegara Korona
Zona Merah COVID-19 di Kabupaten Bogor Kini Merambah Jonggol
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Virus Korona
Yasonna Bantah Sengaja Ingin Bebaskan Napi Koruptor
Jasa Marga Pastikan Wakil Jaksa Agung Terlibat Kecelakaan Tunggal

Kata Saut, Capim KPK Akan Ditantang Integritasnya Jika Sudah Terpilih

Kata Saut, Capim KPK Akan Ditantang Integritasnya Jika Sudah Terpilih Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan siapa pun calon pimpinan KPK akan ditantang integritasnya ketika telah terpilih sebagai pimpinan baru di lembaga antirasuah itu.

"Kalau dia akan coba-coba melakukan sesuatu, akan ada challenge (tantangan)," kata Saut saat ditemui di kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Jokowi Resmi Kirim 10 Nama Capim KPK, Bamsoet Yakin Selesai Periode Ini

Dengan adanya tantangan yang ketat terkait dengan integritas itu, Saut optimistis siapa pun yang akan terpilih sebagai pimpinan KPK pada akhirnya akan menjalankan tugasnya secara berintegritas.

KPK, menurut Saut, telah memberikan informasi dan masukan yang memadai berkaitan tentang 10 nama capim KPK ke DPR RI dengan memberikan penanda, ada yang berwarna merah, putih, dan hitam.

"Mau tidak mau nanti apa pun bentuk barangnya (capim KPK) saya bilang 'kucing putih', 'kucing merah', atau 'kucing hitam', begitu masuk ke KPK akan menjadi kucing putih yang berintegritas," katanya.

Saat ini, menurut dia, KPK tinggal menunggu nama-nama capim yang akhirnya lolos menjadi pimpinan KPK sebab 10 nama capim telah masuk ke DPR RI untuk melalui uji kelayakan dan kepatutan.

Baca juga: 10 Nama Capim KPK Akan Diuji DPR, Komisi III Ingatkan Hal Ini

Karena telah memasuki ranah politik, menurut dia, KPK tidak bisa lagi ikut campur dalam proses itu.

"Prosesnya sudah jalan, panselnya sudah jalan, kita tinggal menunggu siapa yang akan datang ke KPK. Itu saja," katanya.

Meski demikian, dia berharap masyarakat bisa memberikan masukan atau informasi terbaru mengenai rekam jejak capim KPK kepada DPR RI.

"Sisa 2 hari ini kalau bisa ada masyarakat yang mendapat informasi tetaplah memberikan masukan ke DPR supaya mereka memilih yang benar-benar objektif," kata Saut.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: