Kejagung ‘Garap’ Dua eks Manajer Plant Waskita terkait Dugaan Penyelewengan Dana BUMN

Headline
Gedung bundar Kejaksaan Agung. (Pantau.com)Gedung bundar Kejaksaan Agung. (Foto: Syrudatin/Pantau.com)

Pantau – Dua eks Manajer Plant PT. Waskita Beton Precast wilayah Karawang dan Cibitung berinisial MA dan RH diperiksa tim penyidik Jampidsus Kejagung dalam kasus dugaan penyelewangan dana PT. Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, dua saksi diperiksa untuk berkas empat tersangka yang telah ditetapkan.

“Memeriksa 2 (dua) orang saksi terkait perkara dugaan korupsi penyimpangan dan atau penyelewengan dana PT. Waskita Beton Precast, Tbk. Pada tahun 2016 sampai dengan 2020 atas nama Tersangka AW, AP, BP dan Tersangka A,” ujarnya.

Adapun empat tersangka tersebut adalah AW (Mantan Direktur Pemasaran PT. Waskita Beton Precast, Tbk. Periode 2016 sampai dengan 2020).

AP (General Manager Pemasaran PT. Waskita Beton Precast Periode 2016 sampai dengan Agustus 2020)

Kemudian, BP (Staf Ahli Pemasaran (expert) PT. Waskita Beton Precast) dan A (Pensiunan Karyawan PT. Waskita Beton Precast).

Diduga para pejabat di PT Waskita Beton Precast tersebut, kurun tahun 2016 s/d 2020, telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan wewenang dengan melakukan pengadaan fiktif, pengadaan barang tidak dapat dimanfaatkan dan beberapa pengadaan tidak dapat ditindaklanjuti.

Modusnya, berupa pengadaan fiktif dengan meminjam bendera beberapa perusahaan dengan membuat surat pemesanan material fiktif.

Atas perbuatan para tersangka, Kejagung menduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,58 triliun. [Laporan Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih