Kejagung Geledah 6 Gudang Terkait Kasus Impor Garam Industri

Headline
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeledah enam gudang penyimpanan garam industri siap impor di berbagai lokasi. (Foto: Kejagung/Humas)

Pantau – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeledah enam gudang penyimpanan garam industri siap impor di berbagai lokasi.

Penggeledahan ini terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi kasus impor garam industri pada 2016-2022. Dari hasil penggeledahan, Kejagung menemukan adanya indikasi penyalahgunaan impor garam industri tersebut.

“Jadi kemarin pada tanggal 20 kita lakukan penggeledahan di 3 tempat, 2 di Surabaya dan di Cirebon 1. Dan tanggal 21 geledah di Bandung Barat, dan hari ini kita geledah 2 tempat di Sukabumi,” kata Dirdik Jampidsus Kejagung Kuntadi, Kamis (22/9/2022).

Dalam kasus ini, Kejagung sebelumnya merilis, bahwa pada 2018 terdapat 21 (dua puluh satu) perusahaan importir garam yang mendapat kuota persetujuan impor garam industri sebanyak 3,7 ton atau senilai Rp 2 triliun lebih.

Kejagung menduga ekspor tersebut tanpa memperhitungkan stok garam lokal dan stok garam industri yang tersedia sehingga mengakibatkan garam industri melimpah.

Para importir kemudian mengalihkan secara melawan hukum peruntukan garam industri menjadi garam konsumsi dengan perbandingan harga yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan kerugian bagi petani garam lokal dan kerugian perekenomian Negara.

[Laporan: Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni