Kejagung Kembali Periksa Direksi PT Adhi Persada Realti terkait Kasus Korupsi Lahan di Cinere dan Limo

Headline
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana. (Foto: ANTARA)

Pantau – Tim penyidik Jampidsus Kejagung kembali memeriksa jajaran direksi anak Usaha BUMN Adhi Karya terkait kasus dugaan korupsi lahan proyek apartemen di Limo dan Cinere Depok pada 2012-2013, Selasa (28/6/2022).

Menurut Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, pihaknya memeriksa tiga saksi dalam kasus yang melibatkan PT Adhi Persada Realti tersebut.

“Memeriksa 3 (tiga) orang saksi yang terkait dengan kasus dugaan Korupsi pembelian bidang tanah oleh PT Adhi Persada Realti pada 2012 – 2013,” ujarnya.

Ketiga saksi tersebut adalah, KSP dan S (Direktur Keuangan PT Adhi Persada Properti dan Adhi Persada Realti).

“Diperiksa sebagai pihak yang melakukan pembayaran terhadap pembelian tanah Kecamatan Limo kepada PT Cahaya Inti Cemerlang melalui Notaris Veronika dan Notaris Ahmad Budiarto,” katanya.

Kemudian, FF (Dirut PT Adhi Persada Realti 2012), diperiksa mengenai pembelian lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Limo dan Cinere.

“Di mana beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT Adhi Persada Realti yang melakukan perjanjian dengan PT Cahaya Inti Cemerlang terkait pembelian tersebut,” ungkapnya.

Diberitakan, Tim penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung mulai mengusut atau melakukan penyidikan umum terkait dugaan korupsi pembelian tanah di kawasan Limo, Depok, Provinsi Jawa Barat, tahun 2012-2013. (Laporan: Syrudatin).

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih