Pantau Flash
Polda Metro Jaya: Tak Ada Penutupan Akses Keluar-Masuk Jakarta Selama PSBB
Kabar Duka, Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia
Kemenkes: Orang Terinfeksi COVID-19 Bisa Tularkan ke Hewan
Dua Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19
Ridwan Kamil Resmi Ajukan PSBB Bogor, Depok, dan Bekasi

Kejagung Periksa 38 Saksi dalam Kasus Jiwasraya

Kejagung Periksa 38 Saksi dalam Kasus Jiwasraya Asuransi Jiwasraya. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung memeriksa 38 saksi pada Selasa (25/2/2020) terkait penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Dari 38 saksi itu, 18 orang di antaranya merupakan petugas bank. Mereka dimintai data rekening bank dari bank yang bekerja sama dalam transaksi jual beli saham yang diduga terkait kasus korupsi pada PT. Asuransi Jiwasraya.

"Hari ini ada 18 orang dari 17 bank swasta maupun negeri telah diperiksa dan dimintai data rekening bank yang terkait perkara di PT AJS," kata Hari Setiyono di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.

Baca juga: Benarkah Penyelamatan Jiwasraya Gunakan PMN? Ini Jawaban Kementerian BUMN

Sementara 20 saksi lainnya merupakan saksi yang sebagian besar hari ini menjalani pemeriksaan lanjutan untuk pendalaman. Dua puluh saksi tersebut terdiri dari empat saksi dari management PT. AJS, empat saksi dari perusahaan emiten yang melantai di bursa saham, delapan saksi dari perusahaan manajemen investasi, satu saksi konsultan pajak tersangka HP, dua saksi dari bank yang terkait proses transaksi saham dan satu saksi dari broker.

Kejaksaan Agung hingga saat ini telah menetapkan status tersangka terhadap enam orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Baca juga: Dear Pemerintah... Prioritaskan Nasabah Produk Tradisional Jiwasraya

Keenamnya adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: