Kejagung Periksa Pejabat Tata Usaha Kemendag dan Dua Pihak Swasta terkait Kasus Impor Baja

Headline
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (Foto: Antara)Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (Foto: Antara)

Pantau – Tim penyidik Jampidsus Kejagung memeriksa tiga orang saksi dalam kasus dugaan korupsi impor baja dan turunannya pada 2016-2021, Kamis (4/8/2022).

Dalam keterangan tertulisnya, Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengungkapkan, tiga saksi diperiksa untuk berkas terpisah, satu untuk tersangka persorangan dan dua saksi untuk tersangka korporasi.

“Kejaksaan Agung memeriksa 3 (tiga) orang saksi yang terkait perkara dugaan korupsi impor besi atau baja tahun 2016 sampai dengan 2021,” ujarnya.

Saksi tersebut adalah eks Kasubag Tata Usaha Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag berinisial KA, untuk berkas 3 tersangka perorangan.

Sementara saksi AS (Direktur PT. Samudra Baja Dunia) dan WS (Direktur PT. Long Teng Iron and Steel), diperiksa untuk berkas 2 tersangka korporasi.

Diberitakan, dalam Kasus ini Kejagung telah menetapkan 3 orang tersangka perorangan dan 6 tersangka korporasi.

Tiga tersangka perorangan yaitu, Tahan Banurea (TB), Analis Muda Perdagangan Impor di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan, Taufiq (T) manajer PT. Meraseti dan Budi Hartono Linardi (BHL) pendiri PT. Meraseti.

Sementara itu, enam tersangka korporasi adalah, PT Bangun Era Sejahtera, PT Duta Sari Sejahtera, PT. Intisumber Baja Sakti, PT. Jaya Arya Kemuning, PT. Perwira Aditama Sejati, dan PT. Prasasti Metal Utama. [Laporan Syrudatin]

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih