Pantau Flash
Kemenkes Catat 1,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Bertambah 8.493, Total Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Kini 1.314.634
Buntut Penembakan TNI Cengkareng, Propam Polri Larang Polisi ke Kafe dan Minum Miras
Sebanyak 4.269 Pasien COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Bripka CS Jadi Tersangka Penembakan Anggota TNI di Cengkareng

Kelurahan Tanjung Duren Utara Bentuk Kampung Pancasila

Headline
Kelurahan Tanjung Duren Utara Bentuk Kampung Pancasila Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, segera membentuk Kampung Pancasila. (Foto: BPIP)

Pantau.com - Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, segera membentuk Kampung Pancasila. Dibentuknya kampung tersebut untuk meningkatkan kerukunan dan sikap toleransi antar umat beragama.

Lurah Tanjung Duren Utara Iskandar mengatakan kampung Pancasila akan dibentuk di lingkungan RW 05.

"Pertama kampung Pancasila akan dibentuk di RW 05 dengan tujuan untuk mengembalikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat," ucapnya, Rabu, (27/1/2021).

Baca juga: BPIP Dorong Generasi Indonesia Jadi Pelopor Gali Nilai-nilai Pancasila

Untuk membangun kampung Pancasila, pihaknya bersinergi dengan koramil 03/Grogol Petamburan.

Ia berharap dengan adanya kampung tersebut Nilai-nilai Pancasila dapat terus dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat seperti Kodim 0503/JB, Danramil 03/Gropet, pengurus RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi massa dan lain sebagainya", jelasnya.

Meskipun pembentukan kampung Pancasila ini mengadopsi dari daerah lain seperti Desa Balun, Kabupaten Lamongan, namun diharapkan menjadi motivasi bagi Desa lainnya di Indonesia.

Baca juga: BPIP Ajak Pemerintah dan Masyarakat Gotong Royong Bantu Korban Gempa Bumi di Sulbar

Karena dengan adanya Kampung Pancasila, menjadi bukti Indonesia masih menjadi negara dengan tingkat kesadaran beragama yang tinggi antar warganya.

"Di daerah tersebut meski berbeda keyakinan tidak membuat mereka putus silaturahmi, bahkan jika ada warga yang meninggal apapun agamanya seluruh warga pasti berduyun-duyun melayat," tutupnya. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: