Kemenkes: 9 Suspek Tidak Terbukti Cacar Monyet

Headline

Pantau – Belakangan ini timbul kasus penularan Moneypox atau cacar monyet. Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril mengemukakan ada sembilan pasien yang diduga mengidap cacar monyet, dinyatakan menderita penyakit lain.

“Rincian hasil pemeriksaan dari kasus yang dicurigai, sebanyak tujuh kasus terdiagnosa negatif PCR orthopoxviridae, satu kasus menderita pemfigoid bulosa, dan satu kasus varicella,” kata Syahril di Jakarta, Jumat (24/6/2022) sore.

Diberitakan sebelumnya, penyakit cacar monyet atau monkeypox baru-baru ini kembali menjadi isu yang hangat diperbincangkan setelah menyebar di negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Kanada hingga Australia.

Pihak berwenang Australia telah mengidentifikasi kemungkinan kasus cacar monyet pada seorang pria yang baru saja kembali dari Eropa, Jumat (20/5/2022).

Kanada telah mengonfirmasi dua kasus pertama infeksi virus cacar monyet di negara itu setelah otoritas di Provinsi Quebec mengatakan mereka tengah menginvestigasi 17 kasus yang dicurigai.

Sejumlah negara termasuk Portugal dan Spanyol telah melaporkan kasus cacar monyet dalam beberapa minggu terakhir, dengan kasus Amerika Serikat yang diidentifikasi pejabat Kesehatan Publik Massachussets pada (18/5) pada seorang pria yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke Provinsi Quebec di Kanada, melansir dari Reuters, Jumat (20/5).

Sebelumnya di tahun 2019, penyakit ini muncul di Singapura dan dikhawatirkan dapat menyebar ke Indonesia. Penyebaran pada tahun 2019 ini memicu sejumlah bandara dan pelabuhan di Indonesia, khususnya yang sering menjadi tempat keluar masuk akses menuju Singapura pun sempat dipasangi pemindai suhu tubuh untuk mengantisipasi penularan virus cacar monyet.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Reporter
Renalya Arinda