Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Kenapa Arief Poyuono dan Fadli Zon Tak Dipilih Prabowo Jadi Jubir Khusus?

Kenapa Arief Poyuono dan Fadli Zon Tak Dipilih Prabowo Jadi Jubir Khusus? Fadli Zon (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk lima nama sebagai juru bicara khusus untuk Partai Gerindra. Dari lima nama jubir khusus yang ditunjuk Prabowo tersebut yang menjadi pertanyaan adalah tidak adanya nama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ataupun Arief Poyuono yang biasanya selalu tampil di media.

Menanggapi hal itu, salah satu Jubir khusus yang ditunjuk Prabowo yakni Habiburokhman menjelaskan, bahwa penunjukkan jubir khusus ini adalah agar sikap resmi partai Gerindra bisa betul-betul diserap oleh masyarakat. 

Baca juga: Prabowo Tunjuk Jubir Khusus Partai Gerindra, untuk Apa?

Pasalnya, ia menyebut bahwa beberapa waktu terakhir banyak kader-kader Gerindra berbicara di media dan dianggap langsung sebagai sebuah sikap resmi partai padahal hal itu bukan lah sikap yang benar-benar disepakati oleh partai.

"Beberapa waktu kemarin memang sedikit ada masukan dari masyarakat berupa pertanyaan, apakah pernyataan pengurus Gerindra otomatis menjadi pernyataan resmi partai Gerindra," kata Habibur di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Menurutnya salah satu yang banyak menjadi pertanyaan adalah komentar atau pernyataan yang datangnya dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yakni Arief Poyuono.

"Nah, di antaranya mempertanyakan Pak Arief Poyuono, beliau kawan baik saya, beliau orang baik. Tetapi memang kadang-kadang terjadi miskomunikasi. Tentu ya, semua kader, semua pengurus punya hak bicara tetapi tidak otomatis mengatasnamakan partai. Jadi, ditunjuk beberapa orang tersebut menjadi juru bicara kalau temen-temen ingin konfirmasi sikap Partai Gerindra terkait beberapa hal yang resmi ya kepada orang yang ditunjuk tersebut," ungkapnya.

Sementara terkait dengan tidak dipilihnya nama Fadli sebagai jubir khusus Partai Gerindra lantaran Fadli kerap kali mengkritik pemerintah, Habibur mengaku tak mengatahui secara pasti mengenai hal tersebut. Menurutnya, semua kewenangan ada ditangan Prabowo untuk memilih.

"Saya enggak tahu ya, itu kewenangan bos (Prabowo) saya salah satu yang ditunjuk. Ya saya menjalankan saja," tuturnya.

Lebih lanjut, menurut habibur dengan dipilihnya 5 nama sebagai jubir khusus ini bukan berarti kader partai Gerindra lain tidak boleh bicara. Ia mengungkapkan, nantinya para kader yang lain hanya boleh berbicara sesuai dengan tugasnya misalnya masalah tugasnya di DPR.

"Di komisi kita masing-masing kita justru diminta aktif berbicara, menyampaikan masukan-masukan kepada pemerintah, tetapi ya, kita juga sadar, hampir enggak pernah ada yang offside-offside gitu. Ke depan ini biar lebih baik saja," ujarnya.

"Kurang lebih, (ibarat) kalau main bola kan kalau kebanyakan offside kan kita enggak bikin-bikin goal nanti," tandasnya.

Baca juga: Mega Ungkit Selamatkan Prabowo dari Stateless, Begini Respon Gerindra

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menunjuk juru bicara khusus (jubirsus) untuk partainya. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Sementara untuk nama-nama kader Gerindra yang ditunjuk sebagai jubir partai yakni Sufmi Dasco, Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Sugiono, Ketua DPP Habiburokhman dan Ahmad Riza Patria.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: