Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Kerusuhan Wamena: 17 Orang Tewas, Korban Luka Mencapai 66 Jiwa

Headline
Kerusuhan Wamena: 17 Orang Tewas, Korban Luka Mencapai 66 Jiwa Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Sebanyak 17 orang dinyatakan tewas imbas kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Senin (23/9/2019).

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan satu dari 17 orang meninggal itu merupakan warga asli Papua dan 16 orang lainnya merupakan kaum pendatang.

"17 orang meninggal dunia. Satu sudah dibawa keluarga. 16 masih di ruang jenazah RSUD," katanya.

Baca juga: Soal Kerusuhan Wamena, Polisi: Situasi Mulai Kondusif

Data terakhir aparat keamanan juga menyebutkan sebanyak 66 orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Wamena.

"66 orang saat ini luka kena bacok, panah, rekoset sedang dilakukan tindakan medis," katanya.

Aparat TNI/Polri masih akan melakukan evakuasi pada Selasa esok, sebab diduga masih ada korban lain yang belum dievakuasi.

"Evakuasi akan kita lakukan besok sebab ada ruko/rumah yang dibakar, belum kita lakukan pemeriksaan," katanya.

Dandim mengatakan bersamaan dengan kisruh Senin siang, juga terjadi baku tembak antara aparat TNI melawan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Sekitar Pasar Baru.

"KKSB menggunakan pistol dan laras panjang. Perkiraan sekitar tiga pucuk," katanya.

Baca juga: Bareskrim Telusuri Akun Medsos Penyebar Hoax Kerusuhan Wamena

Personel pengamanan yang disiagakan di Jayawijaya sekarang terdata sebanyak 1.300 orang terdiri dari TNI dan Polri. Aparat keamanan juga merencanakan kegiatan patroli malam ini.

"Sudah didatangkan kurang lebih 100 orang personel tambahan," katanya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: