Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Ketua KPU Galau Menanti Status Wahyu Setiawan

Ketua KPU Galau Menanti Status Wahyu Setiawan Ketua KPU RI Arief Budiman (Foto: Antara/Dyah Dwi)

Pantau.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengakui operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu komisioner dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga itu.

"Tergantung penetapan nanti statusnya seperti apa ya. Tentu publik akan terpengaruh soal ini," ujar Arief Budiman di Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

KPU RI masih menantikan penentuan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Kepala Daerah Terjaring OTT, Ketua KPK Justru Tidak Bahagia

Setelah itu, KPU RI akan menjelaskan kepada publik terkait langkah yang akan dilakukan untuk meraih kembali kepercayaan publik.

Sementara itu, Arief menuturkan ruang kerja serta rumah dinas WS dilakukan penyegelan oleh penyidik KPK. "Hanya untuk menjaga, mengamankan agar tidak terjadi perubahan di tempat itu. Nah mereka juga menyampaikan nanti kalau ada perkembangan," tutur dia.

Terkait penyitaan sejumlah barang di dua tempat tersebut, menurut dia, mungkin dilakukan penyidik apabila kasus berlanjut ke tahap berikutnya dan dibutuhkan dokumen.

Baca juga: Ruangan Kerja Komisioner KPU Wahyu Setiawan Disegel Pasca Di-OTT KPK

Sementara WS masih diperiksa secara intensif oleh KPK setelah ditangkap bersama tiga orang lainnya. KPK menyatakan total sampai saat ini sebanyak delapan orang diperiksa terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap WS

"Saat ini sudah ada delapan orang yang diperiksa," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

KPK, kata dia, akan mengumumkan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut pada konferensi pers yang direncanakan pada Kamis malam.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: