Pantau Flash
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik
BPS: Inflasi Tahunan yang Terendah Sejak Mei 2000
Gibran Kantongi Dukungan Penuh Prabowo Subianto di Pilkada Solo
Update COVID-19 RI per 3 Agustus: 1.679 Kasus Baru, Total Positif 113.134

KJRI Prioritaskan Berhaji bagi WNI dengan Riwayat Tanpa Penyakit Kronis

KJRI Prioritaskan Berhaji bagi WNI dengan Riwayat Tanpa Penyakit Kronis Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, Arab Saudi sudah mengeluarkan kriteria warga yang dapat mengikuti ibadah haji di Tanah Suci, salah satunya adalah WNI di negara itu yang tanpa penyakit menahun (kronis).

Endang melalui keterangan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/7/2020), mengatakan otoritas Saudi telah menerbitkan ketentuan tentang kriteria pemilihan calon jamaah haji.

Dia mengatakan bagi ekspatriat yang tinggal di Saudi, termasuk dari Indonesia, prioritas berhaji tahun ini diberikan kepada mereka yang tidak mengidap atau menderita penyakit kronis, memiliki sertifikat negatif COVID-19 serta belum pernah beribadah haji dengan rentang usia 20-50 tahun.

"Jamaah juga harus berkomitmen menaati masa karantina yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan sebelum melaksanakan manasik," kata dia.

Baca juga: Arab Saudi Tetap Gelar Ibadah Haji 2020

Bagi ekspatriat yang telah memenuhi standar di atas, kata dia, dapat mendaftar melalui aplikasi Kementerian Haji dan Umrah, yaitu localhaj.haj.gov.sa.

Sebelumnya, Arab Saudi mengumumkan penyelenggaraan haji 1441 Hijriyah/ 2020 Masehi tetap digelar dengan jamaah yang sangat terbatas. Kerajaan Saudi tahun ini hanya mengijinkan yang boleh berhaji hanya dari warganya dan warga asing ekspatriat. Besaran kuota tahun ini 30 persen untuk penduduk Saudi dan 70 persen untuk ekspatriat yang tinggal di sana.

Endang mengatakan proses pendaftaran pada 6-10 Juli 2020. Penentuan pemilihan calon jamaah haji akan dilakukan secara elektronik. Calon jamaah yang sudah terdaftar dan sesuai ketentuan persyaratan akan diminta melakukan penyelesaian dokumen dalam waktu yang ditentukan.

Baca juga: Arab Saudi Tetap Selenggarakan Ibadah Haji, Begini Komentar Menag

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: