Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

KKB Sempat Tembaki TNI-Polri saat Olah TKP Kematian Briptu Heidar

Headline
KKB Sempat Tembaki TNI-Polri saat Olah TKP Kematian Briptu Heidar Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Pantau.com - Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, sempat terjadi baku tembak antara tim gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ketika menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus Briptu Heidar.

Penembakan yang dilakukan oleh kubu KKB dilakukan ketika penyidik Polda Papua menggelar olah tempat kejadian perkara pada Selasa (13/8/2019) sekira pukul 11.00 WIT.

"Masih diserang sama KKB waktu olah TKP kemarin," ucap Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: 5 Fakta Briptu Heidar yang Gugur saat Disandera oleh KKB di Puncak Papua

Namun, Dedi menyebut situasi dapat kembali dikendalikan sekitar pukul 12.15 WIT. Hanya saja, KKB disebut memang menguasai medan di lokasi kejadian.

"Mereka betul-betul kuasai wilayah tersebut. Namun sampai dengan saat ini situasi keamanan distrik tersebut dapat dikendalikan Polri bersama TNI," pungkas Dedi.

Untuk diketahui, tewasnya Briptu Heidar berawal saat korban bersama Bripka Alfonso Wakum melintas di sekitar Kampung Usir dekat Kampung Mudidok menggunakan sepeda motor sekitar pukul 11.00 WIT.

Saat melintas, ada warga yang memanggil nama korban sehingga keduanya berhenti dan korban datang menghampiri warga sipil tersebut. Namun, tiba-tiba dari dalam semak belukar muncul sekelompok orang misterius bersenjata api menangkap korban dan membawanya, tanpa bisa melakukan perlawanan.

Baca juga: Polri Beberkan Kronologis Tewasnya Briptu Heidar di Papua

Sedangkan rekannya, Bripka Wakum, langsung menjatuhkan diri dan bersembunyi, ketika situasi dianggap aman yang bersangkutan langsung menuju ke Polsek Ilaga untuk melaporkan insiden yang mereka alami.

Jenazah Briptu Heidar ditemukan tidak jauh dari lokasi pengadangan di Kampung Usir, dekat Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak, Papua.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: