Komnas Perempuan Kecam Prank KDRT Baim Wong-Paula: Tidak Punya Empati!

Headline
Baim Wong dan Paula Verhoeven. (Foto: Instagram/@baimwong)Baim Wong dan Paula Verhoeven. (Foto: Instagram/@baimwong)

Pantau – Kecaman terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven yang menyebut konten prank KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terus mengalir. Kali ini datang dari Komnas Perempuan.

Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah menyebut pasangan selebritas itu tidak punya empati terhadap korban KDRT.

“Itu jelas tidak bijak dan tidak menunjukkan empati kepada korban,” ujar Siti, Senin (3/10/2022).

Siti menilai apa yang dilakukan Baim Wong dan Paula sangat tidak pantas. Selain sebagai public figure, keduanya memiliki banyak pengikut di media sosial. Sehingga, apa yang dilakukannya akan memengaruhi banyak orang.

Selain itu, kata Siti, yang dilakukan Baim dan istrinya itu ironi. Sebab, lanjutnya, pekan lalu genap 18 tahun UU PKDRT.

“Kemudian, di saat bersamaan, ada kolega mereka juga jadi korban KDRT. Terus muncul ini (prank KDRT). Jadi tidak menunjukkan empati dan solidaritas kepada korban yang sedang berjuang mendapatkan keadilan,” tuturnya.

Menurut Siti, konten prank yang dibuat Baim dan Paula itu justru akan mengecilkan keberanian para korban KDRT untuk melaporkan apa yang dialaminya ke aparat penegak hukum.

“Karena dia harus melawan kekhawatiran, prasangka, sehingga harus didukung,” ucapnya.

Public figure memiliki ruang untuk membantu korban. Dia memiliki ruang-ruang yang lebih, sehingga alangkah baiknya konten yang dibuat itu harusnya membantu korban untuk berani, tidak merasa sendiri dan membantu masyarakat untuk mencegah dan membantu korban pulih,” jelasnya.

Polisi di-prank Baim Wong

Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven, membuat geram publik dengan kontennya. Kali ini, pasangan selebritas itu membuat konten dengan tema KDRT di tengah kasus Rizky Billar dan Lesti Kejora.

Video berjudul BAIM KDRT, PAULA JALANI VISUM, diunggah di akun YouTube Baim, Minggu (2/10/2022). Meskipun video sudah dihapus, namun kadung tersebar di media sosial dan bisa disaksikan.

Dalam tayangan video, Baim meminta istrinya untuk pura-pura membuat laporan ke polisi sebagai korban KDRT.

Awalnya Paula ragu, namun Baim meyakinkan sang istri hingga akhirnya bersedia membuat prank polisi. Kamera tersembunyi pun dipasang ke Paula, untuk merekam peristiwa yang terjadi.

Paula kemudian melancarkan aksinya dengan mendatangi kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Ini suami saya KDRT, Pak. Makanya saya mau bikin laporannya gimana ya, Pak?” ujar Paula kepada petugas.

Petugas yang berjaga tidak mengenali wanita yang melaporkan itu adalah Paula. Dia kemudian meminta wanita itu membuka maskernya.

“Saya Paula,” ujar Paula.

“Paula? Subhanallah,” ujar polisi tak menyangka.

Petugas pun siap memproses laporan Paula.

Dalam video, di dalam mobil Baim tampak tertawa puas melihat peristiwa itu.

“Hahaha… Polisinya percaya. Hahahaha,” kata Baim tertawa puas.

Tak lama kemudian, Baim mendatangi Paula di dalam ruangan pelaporan. Polisi kemudian menyadari menjadi korban prank.

“Prank ya” kata polisi.

Suami istri itu pun tertawa dan mengaku bahwa yang dilakukannya hanya prank dengan berpura-pura membuat laporan KDRT.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan