Pantau Flash
Aljazair Umumkan Kasus Virus Korona Pertama di Negaranya
Hasil Liga Champion Semalam: Bayern Berpesta, Barca Tertahan
Tok! PT LIB Tak Izinkan Klub Disponsori Situs Judi hingga Rokok
Wakil Menkes Iran Iraj Harirchi Dinyatakan Positif Korona
Demi Bantu Jiwasraya, Erick Thohir: Masih Proses Diskusi

Kondisi Buya Syafii Membaik, Dokter Persilahkan Pulang

Kondisi Buya Syafii Membaik, Dokter Persilahkan Pulang Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu (kiri) bersama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii (kanan). (Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko)

Pantau.com - Dokter spesialis urologi RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Praha Yuri, memastikan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif bisa segera pulang dari rumah sakit. Maklum, kondisi Buya Syafii dinilai terus membaik.

"Hari ini atau besok (Syafii Maarif) sudah bisa pulang," kata Yuri di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (27/7/2019).

Menurut Yuri, kondisi kesehatan Syafii Maarif saat ini sudah berangsur membaik dan bisa beraktivitas seperti biasa. "Sakitnya, keluhan Buya masuk rumah sakit karena kencing berdarah. Kemungkinan disebabkan ada iritasi batu ginjal sebelah kanan," kata Yuri.

Menurut Yuri, tim dokter telah melakukan terapi extrcorporeal shock-wave lithotripsy (ESWL) atau pemecahan batu dengan gelombang kejut, selanjutnya akan dibantu agar batu ginjal bisa keluar.

Baca juga: Ini Pesan Khusus Buya Syafii untuk Politisi Jelang Pemilu

Meski demikian, Yuri tak bisa memastikan lama waktu proses pengeluaran pecahan batu ginjal itu.

"Kalau berapa hari secara pasti tidak ada, tapi apabila batu pecah di bawah 4 mm atau 3 mm bisa keluar 100 persen," kata Yuri.

Baca juga: Jokowi Kirim Dokter untuk Pantau Kondisi Buya Syafii

Saat menemui awak media, Syafii Maarif mengatakan bahwa sakit yang ia derita telah dirasakan sejak Selasa (23/7).

"Kemarin sakit sekali, tapi kata dokter saya termasuk orang yang tahan sakit. Udah sepuh, sakit terasa Selasa. Keluar darah waktu di kamar mandi," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Category
Nasional

Berita Terkait: