Pantau Flash
Di Hari Raya Idul Fitri, Kasus Positif COVID-19 Naik 3.448 dengan Total 1.731.652
Menag Yaqut: Selamat Memperingati Kenaikan Isa Almasih
Anies Apresiasi Sikap Presiden Jokowi Soal Palestina
11.281 Personel Gabungan Diturunkan Amankan Pelaksanaan Salat Ied di 2.922 Masjid di Jakarta
TPU Pondok Kelapa Tiadakan Kegiatan Ziarah hingga 16 Mei 2021

Korban Kerusuhan Wamena Terus Bertambah

Korban Kerusuhan Wamena Terus Bertambah Kerusuhan Wamena (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Jumlah korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019) terus bertambah. Hingga saat ini tercatat, 23 orang tewas akibat insiden tersebut.

Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut dalam insiden itu sekitar 100 orang telah menjadi korban jiwa maupun korban luka-luka.

Selain itu, dari hasil penyelidikan sementara disebut bahwa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai dalang aksi kerusuhan tersebut.

"23 (orang) meninggal dunia untuk Wamena dan luka-luka 77 orang. Pelaku diduga kelompok KNPB (Komite Nasional Papua Barat) sebagai dalang kerusuhan di Wamena," ucap Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: Situasi Belum Kondusif Usai Rusuh, Kominfo Batasi Akses Internet di Wamena

Selain di Wamena, sambung Dedi, kerusuhan juga terjadi di kota Jayapura, Papua. Pada insiden itu, seorang anggota TNI dan tiga mahasiswa tewas.

"Untuk Jayapura, empat orang. Satu TNI dan tiga mahasiswa eksodus," kata Dedi.

Dalam kerusuhan di kota Jayapura, Dedi menyebut Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menjadi pihak yang bertanggungjawab atas insiden itu.

Baca juga:  4 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Papua, Termasuk 1 Anggota TNI AD

Bahkan diduga, kelompok mahasiswa itu juga digerakkan oleh KNPB untuk membuat atau menciptakan kericuhan.

"Sebagai dalang kerusuhan dari AMP digerakkan oleh KNPB," papar Dedi.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: