Pantau Flash
Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari
Pimpinan MPR Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang
COVID-19 RI per 25 Januari: Total Kasus Positif Mencapai 999.256
Aneh tapi Nyata, Kisah Diki Jenggo yang Mati Suri Dua Kali Padahal Sempat Membusuk
LaporCovid-19: Ada 34 Pasien Covid Ditolak RS karena Penuh

KPK Ingatkan Presiden Jokowi Hati-hati dalam Pilih Menteri

Headline
KPK Ingatkan Presiden Jokowi Hati-hati dalam Pilih Menteri Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengharapkan Presiden Joko Widodo mampu menentukan menteri dengan rekam jejak bagus. Terutama dalam memilih Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

"Kami berharap beliau memilih menteri-menteri yang mempunyai rekam jejak yang bagus dari segi integritas. Khususnya di Kemenpora," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Jumlah Uang Suap yang Ditilap Imam Nahrawi Melebihi Harta Kekayaannya

Menurut Laode, tata kelola di Kemenpora harus diperbaiki. Terutama sistem dalam pemberian dana hibah pada lembaga otoritas keolahragaan. 

"Soal pemberian dana hibah juga harus diperbaiki tata kelolanya. Karena itu sangat rawan," jelasnya.

Diketahui, saat ini KPK tengah mengembangkan kasus suap terkait pemberian dana hibah Kemenpora pada KONI di mana Menpora Imam Nahrawi menjadi tersangka. 

Oleh sebab itu, KPK berencana mengirimkan tim pencegahan saat penanganan kasus tersebut selesai.

"KPK akan mengirim tim pencegahan kalau sudah selesai penanganan kasusnya. Agar dapat membantu pemerintah mempersiapkan tata kelola yang lebih baik di Kemenpora," ucapnya.

Baca juga: Menpora Imam Nahrawi Resmi Jadi Tersangka Suap Kasus Dana Hibah

Laode kemudian menyampaikan gagasannya mengenai kriteria Menpora. 

"Dia harus punya manajerial. Punya jiwa seperti pemuda dan mempunyai kepemimpinan, leadership yang bagus. Rekam jejak yang baik dan integritas," tutur Laode.



Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: