Pantau Flash
Masjid Istiqlal Tak Akan Gelar Salat Idul Adha
Pemerintah Berikan Sanksi jika Ada Tarif Rapid Test di Atas Rp150 Ribu
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022

KPK Kembali Panggil PNS Pemkab Bekasi Terkait Suap Meikarta

KPK Kembali Panggil PNS Pemkab Bekasi Terkait Suap Meikarta Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) (Foto: Antara)

Pantau.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali panggil Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bekasi terkait kasus suap proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi. Hari ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala seksi penataan pertanahan BPN Pemkab Bekasi Zumratul Aini.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Billy Sindoro, Direktur operasional Lippo Group)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Baca juga: KPK Klaim Kantongi Arti Kode 'Babe', 'Tina Toon' hingga 'Penyanyi' dalam Kasus Suap Meikarta

Saksi lain KPK juga memanggil Kepala Departemen Land Acquistion Perijinan Edi Dwi Soesianto. Saksi tersebut akan diperiksa untuk tersangka Sahat MBJ Nahar, Kadis Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi.

Selama proses penyidikan perkara suap Meikarta sejak pertengahan Oktober 2018 lalu, Febri menyebutkan sedikitnya telah lebih dari 40 saksi diperiksa oleh penyidik KPK. Dari proses pemeriksaan tersebut menurut Febri, penyidik semakin menemukan bukti kuat tindakan pemberian suap terkait proyek Meikarta di Bekasi.

"Dari rangkaian pemeriksaan KPK terhadap lebih dari 40 saksi dan tersangka, sejumlah keterangan terus menguat, bahwa dugaan suap yang diberikan terkait dengan kepentingan perizinan Meikarta sebagai proyek Lippo group," jelasnya.

Baca juga: Kasus Suap Meikarta: KPK Ambil Sampel Suara Bupati Bekasi

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati

Berita Terkait: