KPK Panggil Petinggi PT Amarta Karya terkait Kasus Korupsi Proyek Fiktif

Headline
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Antara)

Pantau – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan terhadap petinggi PT Amarta Karya dalam penyidikan kasus dugan korupsi pengadaan proyek pada PT Amarta Karya tahun 2018-2020.

“Hari ini, Senior Vice President (VP) Divisi Keuangan dan Akuntansi PT Amarta Karya Yohanes Goalbertus Onky Reza Githa Pradana, diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK RI, Jakarta,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Ali mengatakan bahwa selain memanggil Yohanes, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya yaitu, Supervisor Divisi Keuangan PT Amarta Karya, Muhamad Bangkit Hutama, pegawai Divisi Engineering Procurement and Construction (EPC) PT Amarta Karya, Dodi Dudung Suhendar, dan karyawan swasta Raditya Kholid Aroyo.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan modus operandi dalam kasus ini berkenaan dengan dugaan adanya perbuatan melawan hukum terkait pelaksanaan proyek fiktif sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara.

Meskipun demikian, hingga saat ini, KPK belum dapat menginformasikan secara menyeluruh kepada publik mengenai konstruksi perkara dan para pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Konstruksi perkara dan para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka akan diumumkan oleh KPK ketika penyidikan yang dilakukan dinilai cukup. Hal tersebut akan disampaikan pada saat upaya paksa penangkapan ataupun penahanan.

Saat ini, tim penyidik masih melengkapi alat bukti dengan memanggil para saksi yang dinilai terkait dengan kasus itu.

Selasa (19/7/2022), KPK telah memeriksa salah satu saksi di Gedung KPK RI, Jakarta, yakni Head of Risk and Compliance PT Prudential Sharia Life Assurance Yenie Rahardja.

Melalui pemeriksaan tersebut, KPK menyita beberapa dokumen keuangan terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pada PT Amarta Karya tahun 2018-2020.

 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia