Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Kritik Fahri Hamzah Soal Pemindahan Ibu Kota: Gak Masuk Akal!

Headline
Kritik Fahri Hamzah Soal Pemindahan Ibu Kota: Gak Masuk Akal! Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali melemparkan kritik terkait dengan wacana pemerintah untuk melakkan pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan. Fahri menilai wacana tersebut sangat tidak masuk akal jika dilakukan sekarang ini.

Fahri mengatakan jika pemerintah ingin memindahkan ibu kota maka akan banyak mengubah peraturan perundang-undangan. Menurutnya akan ada puluhan undang-undang yang akan diubah di DPR, serta munculnya dinamika di dalamnya.

"Makanya nyaris perpindahan ibu kota itu tidak masuk akal. Makanya saya bilang jangan pindah ibu kota," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, UMP 2019 Enggak Sampai Rp3 Juta Lho

Fahri menambahkan, dirinya mengusulkan agar pemerintah memikirkan apa yang sudah menjadi rencana Soeharto sebelumnya yakni hanya memindahkan kantor-kantor pemerintahan saja. Adapun kantor-kantor seperti Istana Negaara dan Parlemen tidak usah dipindahkan dan tetap di Jakarta.

"Bahkan kalau mau, kantor pemerintah yang paling banyak didatangi pejabat daerah yaitu kemendagri itu aja dipindahin ke mana gitu supaya orang jangan datang ke Jakarta. Itu bisa, itu bukan memindahkan ibu kota, mindahin kantor doang," tuturnya.

"Jadi yang diperlukan mindahin kantor, bukan ibu kota. Salah nih cara berpikirnya. ibu kota adalah konsepsi yang hidup dalam bangsa kita, hidup dalam imajinasi rakyatnya. Jakarta sebagai ibu kota sudah jadi puisi, lagu, sudah jadi macam-macam gak bisa dihilangkan. Gak usah mikirin ilangin ibu kota. Nambah kantor aja," sambungnya.

Lebih lanjut, Fahri mengimbau agar wacana pemindahan ibu kota ini agar dipikirkan kembali matang-matang. Ia menilai untuk saat tidak mungkin dilakukan dengan jangka beberapa tahun saja.

Baca Juga: Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014

"Kalau ibu kota dipindah, berapa sekolah yang diperlukan, berapa rumah sakit yang diperlukan, berapa perumahan yang diperlukan. Udah lah itu gak mungkin. Itu lah yang saya bilang, siapa yang mengiming imingi Pak Jokowi dengan pindah ibu kota. Mikirin yang lain aja lah," tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: