Pantau Flash
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif COVID-19

KSAD: Pasien COVID-19 Klaster Secapa AD Tinggal 4 Orang

KSAD: Pasien COVID-19 Klaster Secapa AD Tinggal 4 Orang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa (Foto: Antara)

Pantau.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menyebutkan pasien positif COVID-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD saat ini tinggal empat orang.

"Hasil lab PCR (polymerase chain reaction) dari 'swab' lanjutan pasien di Secapa AD sampai dengan hari ini, ada lima pasien lagi yang dinyatakan negatif COVID-19," kata Kasad, melalui pernyataan tertulis, di Jakarta, Jumat (114/8/2020).

Dengan bertambahnya pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, total pasien yang dinyatakan negatif COVID-19 telah mencapai 1.304 orang (99,7 persen) dari semula 1.308 orang.

Baca juga: Sempat Menjadi Klaster COVID-19, Begini Kondisi Terkini Secapa TNI AD

"Pada hari ini sudah berkurang 1.304 orang atau 99,7 persen sudah menjadi negatif, menjadi tinggal empat orang atau 0,3 persen masih positif," terangnya.

Selain itu, katanya, pada Jumat ini ada 20 perwira lulusan Secapa AD yang mendonorkan plasma di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

"Pagi ini, ada 20 perwira mantan Secapa lagi yang donor plasma di RSPAD sehingga total pendonor plasma convalesence adalah 155 orang," kata Kasad.

Baca juga: Puan: Pandemi COVID-19 Tunjukkan Kekurangan yang Harus Dibenahi

Mereka merupakan perwira Secapa AD yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Istilah terapi plasma convalescent merujuk pada pemberian plasma darah dari orang yang telah sembuh ke pasien lainnya yang dalam masa pengobatan untuk penyakit infeksi yang sama.

Plasma darah dari orang yang telah sembuh diperkirakan bisa membantu melawan SARS-CoV-2 karena memiliki antibodi yang telah dibentuk oleh pasien tersebut.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: