Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Minta Kasus Pelecehan Seks Istri Irjen Ferdy Sambo Dihentikan

Headline
Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi. (Foto: Twitter)Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi. (Foto: Twitter)

Pantau – Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, meminta Mabes Polri menghentikan laporan dugaan pelecehan seksual dan pengancaman yang dilayangkan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Permintaan itu dilakukan lantaran Brigadir J sudah meninggal dunia, sehingga perkara harus dihentikan alias SP3. Dalam Pasal 77 KUHP berbunyi, kewenangan menuntut pidana hapus jika tertuduh meninggal dunia.

“Jadi dilapor di Polres Selatan oleh Ibu Putri katanya sama si Bapak. Tapi terlapornya orang mati. Maka, sesuai Pasal 77 itu SP3. Itu tidak akan jalan,” ujar Kamaruddin kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (2/8/2022).

Terkait kasus dugaan pelecehan dan pengancaman terhadap istri dari Irjen Ferdy Sambo, saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

“Sudah (naik penyidikan) sesuai dengan apa yang disampaikan Bapak Kapolri semalam,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Selasa (19/7/2022).

Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Namun, Polres Metro Jakarta Selatan masih dilibatkan.

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan