Pantau Flash
Berburu Pakaian Impor di Pasar Senen Jakarta Pusat, Harga Mulai Rp 10 Ribu
Honda Civic Turbo Tabrak Empat Kendaraan di Jakpus, Sopirnya Masih ABG dan Mabuk
Wah, Ada Arahan Kapolri yang Tidak Dijalankan Anak Buahnya
Roy Suryo Temukan Fakta Baru Video Miss Kay Mirip Nagita Slavina, Apa Ya?
BMKG: Gempa Sulut M 6,0 Menyebabkan Kerusakan Ringan

Kursi Kosong Warnai Rapat Paripurna DPR, Total 560 Kursi Hanya Terisi 71

Headline
Kursi Kosong Warnai Rapat Paripurna DPR, Total 560 Kursi Hanya Terisi 71 Rapat Paripurna (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - DPR RI menggelar Rapat Paripurna DPR RI masa sidang I di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Dalam rapat kali ini kembali tampak pemandangan ratusan kursi kosong tak terisi dalam ruang sidang.

Berdasarkan hitung manual yang dilakukan beberapa wartawan yang turut meliput jalannya rapat paripurna, terhitung pada pukul 11.39 WIB hanya ada 71 kursi yang terisi atau diduduki anggota dewan. Tentu dengan jumlah tersebut jika berkaca dengan total 560 kursi yang ada sangatlah sendikit. Hal itu juga menandai bahwa ada sebanyak 489 anggota dewan tak hadir dalam rapat.

Baca Juga: Sah! DPR RI Resmi Setujui Pemberian Amnesti Baiq Nuril

Kendati demikian Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yang bertugas memimpin jalannya rapat menyatakan bahwa rapat paripurna telah mencapai kuorum atau telah mencapai batas untuk bisa menjalankan rapat. 

Pasalnya rapat paripurna kali ini dinyatakan kuorum lantaran ada sebanyak 292 anggota dewan yang sudah menandatangani absensi rapat.

"Berdasarkan absensi yang ditandatangani 292 anggota dari total 560 anggota dan dihadiri seluruh fraksi maka kuorum tercapai," kata Fadli saat membuka rapat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: Dari 305 yang Isi Absensi, Hanya 85 Anggota yang Hadir di Paripurna DPR

Adapun agenda rapat paripurna kali ini pembacaan tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pertanggungawajaban atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) tahun anggaran 2018, yang juga dihadiri oleh Menteri Keungangan RI Sri Mulyani.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia