Pantau Flash
Gerindra Berharap Pemerintah Tidak Hilang Kesabaran Hadapi Pandemi Korona
Pemkab Bogor Diminta Turun Tangan Atasi Kepadatan Jalur Puncak Saat PSBB
The New Normal, Penumpang Wajib Datang 4 Jam Sebelum Penerbangan
Kasus Positif di Indonesia Capai 26.940, Pasien Sembuh Tercatat 7.637
Resmi! MotoGP Jepang Batal Digelar Akibat COVID-19

Letusan Gunung Merapi, Hujan Abu di Sawangan dan Magelang

Letusan Gunung Merapi, Hujan Abu di Sawangan dan Magelang Gunung Merapi. (Foto: Antara)

Pantau.com - Beberapa Desa di Kecamatan Sawangan dan Dukun Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (9/1/2019) pagi,terkena hujan abu tipis akibat terjadinya awan panas letusan Gunung Merapi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan tidak ada dampak signifikan akibat letusan Gunung Merapi.

Terjadi awan panas letusan Gunung Merapi pada Sabtu pukul 06.21 WIB. Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 mm dan durasi sekitar 160 detik. Terpantau kolom letusan setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke arah barat.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas (Lagi), Kali Ini Setinggi 1.500 Meter

"Memang beberapa desa terjadi hujan abu tipis, antara lain di Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan dan Babadan Kecamatan Dukun," katanya.

Ia mengatakan dengan adanya hujan abu tipis tersebut tidak berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. "Masyarakat tetap beraktivitas ke ladang seperti biasa," tambahnya.

Petugas pengamatan Gunung Merapi Pos Babadan Magelang, Yulianto mengatakan selain beberapa desa di Kabupaten Magelang, hujan abu tipis juga terjadi di Tlogolele wilayah Kabupaten Boyolali.

Ia mengatakan letusan pagi ini tidak membuat masyarakat panik, karena mereka sebelumnya telah mendapatkan sosialisasi. Dirinya juga menyampaikan setelah terjadi letusan tahun 2010, letusan Gunung Merapi cenderung kecil. Hingga sekarang status aktivitas Gunung Merapi tetap waspada.  

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: