Lukas Enembe Masih Sakit, Pengacara Minta KPK Tunda Penyelidikan

Headline
Tim dokter Gubernur Provinsi Papua melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Lukas Enembe di kediamannya, KOota Jayapura, Rabu (14/9/2022). (FOTO ANTARA/ HO - Juru Bicara Gubernur Papua)

Pantau – Pengacara tersangka Gubenur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin mengungkapkan bahwa kliennya hingga saat ini masih dalam keadaan sakit sehingga dipastikan tidak hadir dalam panggilan kedua KPK. Oleh karena itu ia meminta KPK untuk menunda penyelidikan kasusnya terlebih dahulu.

“Yang jelas kan beliau dalam keadaan sakit, nanti kami menyurati KPK untuk menunda penyelidikan,” kata Aloysius saat dikonfirmasi pada Kamis (22/9/2022).

Pihaknya akan menyurati ke KPK terait penundaan tersebut serta membawa bukti dokumen keterangan dari rumah sakit.

“Kami akan menyurati KPK nanti dan akan membawa dokumen rumah sakit nanti di hari Senin di gedung KPK,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kondisi kliennya yang saat ini masih dirawat di kediamannya di Koya Tengah, Jayapura.

“Orang sakit, kakinya bengkak, tekanan darah tinggi, masih dalam perawatan di rumahnya Pak Lukas di Koya Tengah, Jayapura,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi mengupayakan pelayangan surat pemanggilan kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe pada pekan ini sehingga diharapkan pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi itu dapat dilakukan pada pekan berikutnya.

“Masalah pemanggilan Lukas Enembe (LE), ini baru satu kali sebagai tersangka. Nanti, mudah-mudahan minggu ini akan dilayangkan (surat panggilan) untuk pemanggilan pada minggu berikutnya,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Adapun upaya untuk melayangkan surat pemanggilan dan melanjutkan penyidikan kasus tersebut, lanjut Karyoto, merupakan kewajiban dari KPK.

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih