Mahfud MD Minta Polri Segera Ungkap Pelaku Pidana Tragedi Kanjuruhan

Headline
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: tangkapan layar)

Pantau – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, meminta kepada Polri segara mengungkap pelaku yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan.

“Adapun tugas ataupun langkah jangka pendek di minta kepada Polri agar dalam beberapa hari ke depan ini segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Karena tentunya sudah mulai dilakukan supaya segera diumumkan siapa pelaku pidana, dari ini yang sudah memenuhi syarat untuk segera ditindak,” ujar Mahfud saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Senin (3/10/2022).

Polri juga diminta melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan selama pelaksanaan pertandingan Arema FC vs Persebaya.

“Dan diminta agar Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat,” kata Mahfud.

Dalam upaya menyelidiki tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022), pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam.

“Untuk mengungkap kasus atau peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022 maka pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF yang akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam,” kata Mahfud.

Total korban tragedi Kanjuruhan di Malang bertambah menjadi 448 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi korban tewas dan luka-luka.

“Hasil akhir korban yang sudah diverifikasi sebanyak 448 korban,” kata Menko PMK, Muhadjir Effendy saat dimintai keterangan, Senin.

Muhadjir menjelaskan dari total 448 korban itu, sebanyak 125 orang tewas, 302 orang luka ringan dan 21 orang luka berat.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia