Mahfud MD Minta PSSI Evaluasi Internal Buntut Tragedi Kanjuruhan

Headline
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)

Pantau – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, meminta kepada Persatuan Sebak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI untuk melakukan evalausi internal terjait kasus tragedi Kanjuruhan.

“Kepada PSSI supaya segera melakukan tindakan ke dalam secepatnya agar PSSI ini bisa dikendalikan secara baik,” ujar Mahfud saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Senin (3/10/2022).

Dalam upaya menyelidiki tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022), pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam.

“Untuk mengungkap kasus atau peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022 maka pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF yang akan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam,” kata Mahfud.

Total korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022) itu bertambah menjadi 448 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi korban tewas dan luka-luka.

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia