Makin Banyak Wisatawan Asing ke Indonesia, Pertanda Apa?

Headline
Wisatawan asing meninggalkan kawasan terdampak gempa di Lombok (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)Wisatawan asing meninggalkan kawasan terdampak gempa di Lombok (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Pantau – Angka wisatawan asing masuk ke Indonesia meningkat hingga 1.973 persen. Jumlah ini terhitung pada Juni 2022, yang dibandingkan dengan Juni 2021.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menjelaskan, realisasi ini menandakan pariwisata Indonesia yang sempat lumpuh akibat pandemi Covid telah pulih.

“Pada Juni wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 345,4 ribu kunjungan. Kalau kita lihat ini tren meningkat seiring perbaikan mobilitas dan penanganan kesehatan di Indonesia,” kata Margo dalam konferensi pers virtual, Senin (1/8/2022).

Mengacu data BPS, jumlah kunjungan wisman pada Juni 2022 ini terdiri atas wisman yang berkunjung dengan moda angkutan udara sebanyak 280,48 ribu, moda angkutan laut sebanyak 61,41 ribu, dan moda angkutan darat sebanyak 3.550 orang.

Secara kumulatif (Januari-Juni), jumlah wisman yang masuk tanah air mencapai 743,21 ribu kunjungan. Realisasi ini naik 929,66 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.

Jumlah wisman pada periode Januari hingga Juni ini terdiri atas wisman yang berkunjung dengan moda angkutan udara sebanyak 633,16 ribu kunjungan, moda angkutan laut sebanyak 102,11 ribu kunjungan, dan moda angkutan darat sebanyak 7.939 kunjungan.

Apabila dilihat dari asal negara wisman yang masuk, posisinya tidak berubah dibandingkan sebelumnya. Australia masih memegang posisi dengan wisman terbanyak masuk Indonesia yakni 64,5 ribu kunjungan atau 18,7 persen dari keseluruhan kunjungan.

Posisi kedua Singapura, dengan jumlah wisman 53 ribu kunjungan atau dengan porsi 15,4 persen. Lalu Malaysia dengan jumlah 31,7 ribu kunjungan atau 9,2 persen dari total kunjungan.

Posisi keempat ialah India sebanyak 25,7 ribu kunjungan, serta kelima terbesar ada Amerika Serikat sebanyak 17,2 ribu kunjungan. [Laporan Kiki]

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan