Mangkir Panggilan, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Tersangka Kasus Suap di Mamberamo Tengah

Headline
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Pantau –  Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwal ulang pemanggilan salah satu tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintahan  Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah, Papua.

Penjadwalan ulang itu dikarenakan yang bersangkutan mengkonfirmasi ketidakhadirannya pada pemanggilan yang dilakukan oleh KPK, Senin, (27/6/2022).

“Tidak bisa hadir karena ada agenda pemerintahan di internal Pemkab Mamberamo Tengah,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Jakarta, Selasa, (28/6/2022)

“Kami segera akan jadwal ulang dan berharap tersangka kooperatif hadir pada pemanggilan berikutnya,” tambah Ali.

Ali dengan tegas mengatakan bahwa proses penyidikan masih terus dilakukan. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka, baik dari pihak Pemkab Mamberamo Tengah maupun swasta.

“Kami akan umumkan secara resmi pihak yang ditetapkan tersangka tersebut pada saat penyidikan cukup,” ujar Ali.

Pada Senin, (27/6/2022), KPK juga memangil dua saksi untuk diperiksa di Gedung KPK Jakarta. Dua saksi tersebut yakni, Andreas Kostan Pagawak selaku Pendeta dan Slamet sebagai sopir.

Ali mengatakan keduanya tidak memenuhi panggilan tanpa mengonfirmasi kepada penyidik.

“Dalam waktu dekat, tim penyidik segera menjadwalkan pemanggilan berikutnya,” kata Ali

KPK saat ini belum dapat menyampaikan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut, konstruksi perkara hingga pasal-pasal yang disangkakan.

KPK akan menyampaikan setelah proses penyidikan cukup dan juga dilakukan upaya paksa, baik itu penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka.
Papua
Selain itu, KPK juga telah mengamankan barang bukti berupa dokumen proyek dan catatan aliran sejumlah uang yang diduga mengalir kepada pihak yang terkait dengan kasus itu.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia