Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Manokwari Rusuh, Mendagri: Kami Minta Para Pejabat Menahan Diri

Manokwari Rusuh, Mendagri: Kami Minta Para Pejabat Menahan Diri Tjahjo Kumolo (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan kepala daerah agar menahan diri dan tidak melontarkan pernyataan yang bisa memicu emosi warga terkait kericuhan warga Papua dan Papua Barat.

"Kami meminta kepada para pejabat, baik gubernur, bupati, wali kota maupun perangkat untuk menahan diri," ujar Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Baca juga: Video Manokwari Rusuh, Gedung DPRD Papua Barat Dibakar Massa!

Tokoh masyarakat yang menjadi panutan masyarakat juga diminta memberikan pernyataan yang mendinginkan suasana. Tjahjo mendukung upaya Gubernur Papua Barat, Gubernur Papua, dan Gubernur Jawa Timur untuk duduk bersama membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan yang ada.

"Semula kami akan panggil ke Jakarta, tetapi kami minta kepada Gubernur Papua dan Papua Barat untuk kembali ke tempat dulu untuk menenangkan. Kami cari momen yang tepat dulu," ujarnya.

Kemendagri, lanjut Tjahjo, telah membentuk tim pemantauan sejak munculnya aktivitas yang ada di Jawa Timur. Kesbangpol disebutnya terus berkoordinasi dengan TNI-Polri dan melibatkan tokoh adat dan masyarakat yang ada di Papua dan Papuat Barat.

Baca juga: Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh

Adapun massa memblokade sejumlah jalan utama di Manokwari, Papua Barat, dengan membakar ban sehingga membuat arus transportasi di daerah itu lumpuh.

Aksi itu ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: