Pantau Flash
Mantap! DKI Jakarta Catat Angka Kesembuhan Harian Covid-19 Tertinggi
Wagub DKI Jakarta Rangkul Ormas untuk Jaga Stabilitas Ibu Kota, Sebut Bentuk Kolaborasi dengan Pemerintah
Pemerintah Turunkan Harga PCR Rp275 Ribu, Langsung Berlaku Mulai Hari Ini
Ribuan Ormas di Jakarta Deklarasikan Diri untuk Amankan Ibu Kota pada Pemilu 2024
Sah! Harga PCR Resmi Turun Jadi Rp275 Ribu, di Luar Jawa-Bali Rp300 Ribu

Mardani: Setelah Tanggal 20-21 Oktober Akan Banyak Oposisi Bermunculan

Mardani: Setelah Tanggal 20-21 Oktober Akan Banyak Oposisi Bermunculan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, dirinya merasa yakin bahwa akan ada partai yang tetap memilih oposisi ketika Jokowi usai dilantik.

“Tetapi kita pun kalau pada ujungnya, walaupun saya gak yakin ya pada pengumuman 20 atau 21 Oktober nanti boleh jadi ada banyak yang jadi oposisi juga,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Hidayat Nur Wahid: Apapun Namanya PKS Tetap Oposisi!

Ia menilai, peran oposisi itu justru akan lebih banyak diambil oleh partai politik yang kecewa apabila kabinet menteri telah diumumkan dan hasilnya malah tak sesuai dengan ekspetasi.

“Ya ketika pengumuman kabinet tidak sesuai dengan harapan, harapan 3, 4 menteri ternyata cuma 1 kan atau enggak ada, kan itu semua hak prerogatif presiden,” ungkapnya.

Sementara di sisi lain, mengenai kemungkinan Partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan meski pun sebelumnya mesra beroposisi dengan PKS, Mardani mengaku tak akan mempermasalahkan hal tersebut.

Baca Juga: Akhirnya, Sandiaga Beri Jawaban Soal Isu Diangkat Jadi Menteri Jokowi

“Enggak kenapa, Gerindra prtai besar pasti punya strategi dan pertimbangan tertentu. Kalau mau gabung ke Pak Jokowi itu hak Gerindra, PKS menghormati dan tetap bersahabat,” tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: