Pantau Flash
Pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni 2020
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang

Mardani: Setelah Tanggal 20-21 Oktober Akan Banyak Oposisi Bermunculan

Mardani: Setelah Tanggal 20-21 Oktober Akan Banyak Oposisi Bermunculan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, dirinya merasa yakin bahwa akan ada partai yang tetap memilih oposisi ketika Jokowi usai dilantik.

“Tetapi kita pun kalau pada ujungnya, walaupun saya gak yakin ya pada pengumuman 20 atau 21 Oktober nanti boleh jadi ada banyak yang jadi oposisi juga,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Hidayat Nur Wahid: Apapun Namanya PKS Tetap Oposisi!

Ia menilai, peran oposisi itu justru akan lebih banyak diambil oleh partai politik yang kecewa apabila kabinet menteri telah diumumkan dan hasilnya malah tak sesuai dengan ekspetasi.

“Ya ketika pengumuman kabinet tidak sesuai dengan harapan, harapan 3, 4 menteri ternyata cuma 1 kan atau enggak ada, kan itu semua hak prerogatif presiden,” ungkapnya.

Sementara di sisi lain, mengenai kemungkinan Partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan meski pun sebelumnya mesra beroposisi dengan PKS, Mardani mengaku tak akan mempermasalahkan hal tersebut.

Baca Juga: Akhirnya, Sandiaga Beri Jawaban Soal Isu Diangkat Jadi Menteri Jokowi

“Enggak kenapa, Gerindra prtai besar pasti punya strategi dan pertimbangan tertentu. Kalau mau gabung ke Pak Jokowi itu hak Gerindra, PKS menghormati dan tetap bersahabat,” tandasnya.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: