Pantau Flash
Virus Korona Telah Sampai Afrika, Nigeria Konfirmasi Korban Pertama
Perusahaan Asuransi Mendata Klaim Banjir Jakarta
Kapal Berkecepatan 40 Knot Disiagakan TNI di Pulau Sebaru Jaga WNI
Yasonna Sebut Telah Kantongi Nama Dirjen PAS Baru
Mahfud MD: Tidak Ada Kontradiksi Agama dan Pancasila!

Masinton Dukung Firli Lepas Jabatan di Polri Jika Sudah Pimpin KPK

Masinton Dukung Firli Lepas Jabatan di Polri Jika Sudah Pimpin KPK Firli Bahuri (Foto: Antara)

Pantau.com - Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu mendukung jika Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri digantikan dari jabatan strukturalnya sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri ketika menjabat Ketua KPK.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan pasal 29 dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Dalam aturan itu kata dia, Firli Bahuri harus melepaskan jabatan struktural di Kepolisian usai ditunjuk sebagai Ketua KPK.

Baca juga: Firli Bahuri Berpotensi Rangkap Jabatan, Komisi III Bertanya ke Kapolri

"Beliau ketika menjadi Ketua KPK, terkait jabatan di Kepolisian itu digantikan dengan pejabat yang baru," kata Masinton Pasaribu ketika ditemui usai rapat dengar pendapat dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Kendati mendukung jabatan Firli di Polri harus digantikan, Masinton menilai Komjen Firli Bahuri tidak harus mundur dari institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Status sebagai anggota Kepolisian itu tetap. Tidak perlu alih status atau dipensiunkan secara dini. Karena tidak ada aturan anggota Kepolisian di KPK untuk berhenti dari Kepolisian," ungkapnya.

Masinton menambahkan, tidak mundurnya Firli dari kepolisian tidak akan menyebabkan konflik kepentingan (conflict of interest) di tubuh KPK karena buktinya selama ini telah banyak anggota KPK yang berasal dari Kepolisian serta Kejaksaan.

"Tidak ada konflik kepentingan. Sebab, unsur di KPK kan banyak dari Kepolisian, Kejaksaan, dan Masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Polri Soal Komjen Firli Pimpin KPK: Dia Profesional dan Independen

Maka, menurut Masinton, personel Kepolisian dan Kejaksaan yang ditugaskan di KPK tidak perlu mundur dari statusnya sebagai anggota Kepolisian maupun Kejaksaan. "Begitu pula dari instansi negara lainnya," tandasnya.

Komjen Pol Firli rencananya akan dilantik sebagai pemimpin lembaga antirasuah tersebut pada 20 Desember 2019.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: