Pantau Flash
Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Tidak akan Ditunda
PSBB Jakarta Diperketat, BPJS Ketenagakerjaan Optimalkan Lapak Asik
Bareskrim Polri Kirim SPDP Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan ke Kejagung
Kemendikbud Terbitkan Persekjen 14/2020 Soal Juknis Bantuan Kuota Internet
Enam Jenazah WNI Ditemukan di Pantai Johor Malaysia

Massa Aksi BEM PTM Bakar Keranda Jenazah Bertuliskan DPR RI di Senayan

Massa Aksi BEM PTM Bakar Keranda Jenazah Bertuliskan DPR RI di Senayan Mahasiswa membakar keranda bertuliskan "DPR RI" di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020). (Foto: Antara/Fauzi Lamboka)

Pantau.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) membakar simbol keranda jenazah bertuliskan "DPR RI" dalam aksi di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8/2020).

Keranda itu dibakar di depan ratusan personel polisi yang menjaga ketat demonstrasi itu. Penjagaan juga dilapisi pagar kawat berduri.

Para orator aksi terus melakukan provokasi untuk memaksa masuk ke depan gedung DPR/MPR. "Kami ingin bertemu dengan para anggota dewan," tegas orator aksi.

Baca juga: 2 Terduga Anggota Anarko Diciduk Dekat Gedung DPR, Ditemukan Bom Molotov!

Massa menuntut DPR RI menghentikan pembahasan RUU Cipta Lapangan Kerja atau Omnibus Law. Selain itu, menuntut pencabutan draf RUU Omnibus Law dari Program Legislasi Nasional karena sarat dengan kepentingan oligarki.

Massa menolak komersialisasi lembaga pendidikan serta upaya sentralisasi menjadikan lembaga pendidikan sebagai ladang usaha karena tidak sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

"Hari ini kita belum menang, kita akan datang lagi dengan masa yang lebih besar," janji koordinator aksi.

Baca juga: Demo Ratusan Massa Tolak Omnibus Law Warnai Pidato Kenegaraan Jokowi

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: