Pantau Flash
Masyarakat Wajib Tes Deteksi COVID-19 Sebelum bepergian ke Daerah Lain
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang
Garuda Indonesia di Malaysia Tetap Beri Pelayanan saat Idul Fitri

Massa Aksi Depan MK Klaim Tak Terafiliasi dengan Salah Satu Capres

Massa Aksi Depan MK Klaim Tak Terafiliasi dengan Salah Satu Capres Peserta aksi demonstrasi mulai memadati depan Gedung MK (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.comMassa aksi depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) klaim tidak terafiliasi dengan capres Prabowo Subianto maupun Capres Joko Widodo. 

Menurut Kordinator lapangan massa, Abdullah Hehamuhua, aksi dilakukan untuk mengawal independensi MK dalam melaksanakan sidang gugatan pilpres yang dilayangkan kubu Prabowo. 

"Massa aksi yang turun untuk mengawal MK ini tidak ada hubungan dengan pasangan calon baik itu Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Massa aksi turun ke jalan karena panggilan hati atau inisiatif untuk mendampingi atau mengawal sidang MK agar sidang berjalan secara profesional. Agar MK menegakkan hukum atau justice yang bersih atau yang jujur tidak atas tekanan-tekanan pihak-pihak maka massa akan membantu mengawal sidang MK," katanya di sekitar Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Baca juga: Koordinator Aksi Klaim 2 Ribuan Orang Akan Hadir di MK

Menurutnya, massa yang hadir berasal dari berbagai kelompok masyarakat seperti Front Pembela Islam (FPI), alumni 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, juga alumni Universitas Indonesia.

"Tidak ada inisiator dalam aksi, ini keinginan masyarakat dan saya hanya menjadi jembatan. Kami telah melakukan pertemuan dengan dan atau konsolidasi sebelumnya dengan beberapa pihak antara lain ya itu FPI, alumni 212, alumni UI, dan GNPF, untuk turun ke jalan mengawal sidang MK," ucapnya.

Baca juga: Jelang Sidang Perdana, Pihak Keamanan Perketat Penjagaan di MK

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Reporter
Lilis Varwati

Berita Terkait: