Pantau Flash
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
3 Induk Cabor Tanda Tangan MoU Dana Pelatnas 2020

Massa Pendemo Akan Datangi Komnas HAM dan DPR, Ada Apa?

Headline
Massa Pendemo Akan Datangi Komnas HAM dan DPR, Ada Apa? Massa Aksi Kawal MK saat menyampaikan orasi di sekitar MK (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Koordinator Lapangan (korlap) massa aksi mengawal persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Abdullah Hehamahua mengatakan pihaknya akan kembali menggerakkan massa ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada esok hari atau tepatnya Jumat, 28 Juni 2019.

Penggerakan massa itu disebut untuk melaporkan adanya ratusan petugas KPPS yang tewas. Bahkan, korban pada aksi kerusuan 21-22 Mei juga akan dilaporkan.

"Kita ke Komnas HAM untuk melaporkan adanya ratusan petugas KPPS dan korban aksi kerusuhan 21-22 Mei lalu," ucap Abdullah saat berorasi, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Tak Ingin Disusupi Perusuh, Massa Aksi Kawal MK Bubarkan Diri

Bahkan, usai dari Komnas HAM, sambung Abdullah, massa akan kembali digerakkan ke DPR RI untuk melaporkan instansi terkait seperti Bawaslu soal adanya kecurangan pemilu.

"Kalau ada yang mau ikut nanti dari Sunda Kelapa. Kalau waktu mepet nanti Senin atau Selasa (ke DPR)," pungkasnya.

Untuk diketahui, Massa aksi kawal persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) diminta untuk membubarkan diri dan meninggalkan kawasan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu berdasarkan lantaran waktu yang telah petang.

Permintaan agar massa membubarkan diri diucapkan Abdullah di atas mobil komando.

Baca juga: Titiek di Aksi Massa Sekitar MK: Kelewatan Kalau Saya Tidak Mampir

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: