Pantau Flash
Kasus Positif Virus Korona di RI Bertambah 11.788, Total Jadi 989.262
Mengejutkan! Ternyata Ini Rahasia Jitu yang Membuat Baduy Nihil Kasus Korona
Cerita Perajin Tenun di Kalbar Tetap Bertahan di Tengah Pandemi
UFC: Conor McGregor Tersungkur KO pada Ronde Kedua!
Pelatih Persib Berharap Komposisi Pemain Asing Tak Berubah

Mega Instruksikan Jokowi Beri Penghormatan Terbaik untuk Habibie

Mega Instruksikan Jokowi Beri Penghormatan Terbaik untuk Habibie Megawati Soekarnoputri saat berpidato di Kongres PDIP (Foto: Dok Humas PDIP)

Pantau.com - Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputeri merasa kehilangan dengan kepergian Presiden RI ke-3 BJ Habibie pada Rabu petang (11/9/2019). Untuk itu ia sangat mengharapkan agar Pemerintahan Presiden Joko Widodo dapat memberikan penghormatan terbaik kepada Habibie.

"Ibu Megawati juga mengharapkan agar Pemerintahan Presiden Jokowi dapat memberikan penghormatan terbaik kepada sosok yang menjadi icon mimpi anak bangsa yang begitu gandrung pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan bangsanya," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengutip pernyataan Mega, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Jokowi: BJ Habibie Adalah Negarawan yang Patut Dijadikan Contoh Kehidupan

Selain itu juga Megawati selaku Ketua Umum PDIP mengimbau kepada seluruh kader partai berlambang banteng itu untuk meneladani kehidupan Habibie. 

"Menginstruksikan agar seluruh keluarga besar PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik, dan meneladani kehidupan beliau serta mendorong agar ikut mewarisi semangatnya untuk sadar pada pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai syarat penting kemajuan bangsa," ungkap Hasto.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI ke-3 BJ Habibie dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019), sekitar pukul 18.05 WIB. Habibie mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.

Baca Juga: Breaking News: BJ Habibie Wafat di Usia 83 Tahun

Sebelumnya, keluarga dekat Habibie telah berkumpul di rumah sakit tersebut sejak siang dan sore hari. Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019 lalu karena kondisinya menurun.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: