Pantau Flash
Kemenkes Catat 1,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Bertambah 8.493, Total Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Kini 1.314.634
Buntut Penembakan TNI Cengkareng, Propam Polri Larang Polisi ke Kafe dan Minum Miras
Sebanyak 4.269 Pasien COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Bripka CS Jadi Tersangka Penembakan Anggota TNI di Cengkareng

Megawati Ajak Bersihkan Sungai

Megawati Ajak Bersihkan Sungai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak kader partai untuk bertanggung jawab kepada alam dan lingkungan, salah satunya dengan langkah membersihkan sungai memperingati hari jadi ke-48 partai tersebut.

Hal tersebut disampaikan Megawati saat menerima penghargaan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dari Jaya Suprana, secara daring, di Jakarta, Senin (18/1/2021).

"Saya sudah mengatakan sejak dulu Pak Jaya Suprana bahwa kehidupan berpartai politik bukan hanya untuk politik saja. Politik itu hanya sebuah alat perjuangan bagi mencapai kehidupan yang kita inginkan, yang kita perjuangan," katanya.

Baca juga: Kembangkan Ekonomi Pariwisata, Pemkab Purwakarta Dorong Keterlibatan Masyarakat

Megawati juga menceritakan kepada Jaya bagaimana komitmennya agar kader partainya menjadi pelopor lingkungan.

"Tentu di kami adalah menegakkan Pancasila dan memperjuangkan rakyat Indonesia, bangsa Indonesia menjadi lebih sejahtera. Dengan demikian inisiatif saya, termasuk membersihkan sungai," katanya.

Megawati menilai kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia sudah teramat parah dan harus diperbaiki mulai dari kesadaran setiap individu rakyat Indonesia.

Ia menyampaikan kejengkelannya terhadap orang yang suka buang sampah sembarangan dan enggan menjaga lingkungannya.

Presiden ke-5 RI itu mengharapkan rakyat Indonesia bisa meniru masyarakat Jepang mengenai disiplin menjaga kebersihan.

"Jepang betapa bersihnya, dan gerakan itu dilakukan oleh masyarakatnya. Ibu-ibu di sana, saya kalau jalan di mana saja, pasti membawa tas atau kresek itu kan ternyata habis makan tidak dibuang ke mana saja, kalau tidak, dibuang ke tong sampah. Tetapi kalau kita, dibuang ke tempat tidak sepatutnya, antara lain sungai-sungai, yang mengakibatkan musim hujan jadi banjir," kata Megawati.

Melalui HUT PDI Perjuangan, kata putri Proklamator RI Bung Karno itu, menjadi refleksi untuk kembali melakukan bersih-bersih sungai, dan PDI Perjuangan juga menggandeng sejumlah aktivis lingkungan, termasuk para peraih Kapaltaru.

Megawati menyatakan dirinya sejak dulu sudah mendorong agar Indonesia peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui Yayasan Kebun Raya Indonesia, dan saat menjabat sebagai Wakil Presiden mendorong agar kebun raya berada di setiap daerah.

Saat ini, lanjut dia, sekitar 40 kebun raya sudah terbentuk yang di dalamnya penuh dengan flora dan fauna.

"Kerusakan hutan ini daya rusaknya sangat luar biasa. Saya kira mungkin Pak Jaya Suprana mungkin bagaimana caranya dengan MURI itu bisa membuat siapa yang dapat melindungi yang namanya hutan-hutan itu," kata dia.

Baca juga: Kemenparekraf Siap Dukung Pengelolaan Ekosistem Mangrove untuk Ekowisata

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai insiden bencana alam yang menghampiri Indonesia di awal tahun ini perlu menjadi bahan introspeksi bersama.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan kepala daerah dari PDI Perjuangan, kata Hasto, pihaknya memberikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana alam.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: