Pantau Flash
Proyek Tol Trans-Sumatera, Jokowi Temukan Kendala Aturan Teknis
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pangandaran Jawa Barat
Getaran Gempa Banten Terasa hingga Jakarta dan Depok
Kementan: Kalung Anti Korona Bukan sebagai Antivirus
Rangkasbitung Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

Menaker Hanif Dhakiri Jadi Plt Menpora, Mensesneg Beberkan Alasannya

Menaker Hanif Dhakiri Jadi Plt Menpora, Mensesneg Beberkan Alasannya Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Plt Menteri Pemuda dan Olahraga.

"Ini tadi Presiden menanda tangani Keppres Pemberhentian Imam Nahrawi sebagai Menpora dan mengangkat saudara Hanif Dhakiri menjadi plt Menpora," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat (20/9/2019).

Menurut Pratikno, terdapat beberapa pertimbangan dalam pemilihan Hanif sebagai plt Menpora. Dengan penunjukkan itu, maka Hanif merangkap jabatan sebagai Menteri Ketenagakerjaan sekaligus sebagai plt Menpora.

Baca juga: Jokowi Beberkan Siapa Pengganti Imam Nahrawi sebagai Menpora

Dia mengatakan salah satu pertimbangan itu karena alasan politik, yakni Hanif berasal dari partai politik yang sama dengan Imam, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selain itu, terkait sejumlah menteri yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2019, Pratikno menjelaskan Presiden juga akan mengangkat tokoh lain sebagai plt menteri.

"Masih ada waktu 20 hari lagi. Presiden angkat plt untuk menteri yang kosong," kata Mensesneg terkait jabatan menteri-menteri yang kosong setelah pelantikan anggota DPR RI.

Baca juga: Jumlah Uang Suap yang Ditilap Imam Nahrawi Melebihi Harta Kekayaannya

Sebelumnya Sekjen PKB Hasanuddin Wahid menjelaskan partainya menyerahkan keputusan penggantian Menpora kepada Presiden Jokowi selepas mundurnya Imam karena ditetapkan tersangka oleh KPK.

Sementara itu, sejumlah menteri yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 yakni MenkumHAM Yasonna Laoly, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: