Pantau Flash
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN
Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di RSCM dengan Pengawalan Densus 88 dan Brimob
KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rumah Sakit
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020
KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

Mendagri Tjahjo Kumolo Bicara Pentingnya GBHN bagi Indonesia

Headline
Mendagri Tjahjo Kumolo Bicara Pentingnya GBHN bagi Indonesia Tjahjo Kumolo (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan pentingnya Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) bagi Indonesia. Menurut Tjahjo, GBHN dibutuhkan agar rencana pembangunan tetap berkesinambungan.

"Jangan sampai terputus kesinambungan dan perencanaan jangka panjang, ya perlu GBHN," kata Tjahjo ditemui di Istana Negara Jakarta, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Soal Usulan 10 Pimpinan MPR, NasDem: Kita Ikut UU MD3 Saja

Menurut Tjahjo, program pembangunan dalam GBHN nantinya akan dijabarkan dengan skala prioritas. Ia menjelaskan rencana pembangunan dalam GBHN tetap harus sesuai dengan Pancasila.

"Saya kira mayoritas semua sepakat, tapi perlu mengubah UUD," tambah Tjahjo.

Sebelumnya sejumlah sejumlah anggota MPR RI menilai GBHN diperlukan agar bangsa Indonesia memiliki arah dan pedoman berbangsa yang jelas.

Menurut anggota Fraksi PKS MPR RI Andi Akmal Pasluddin UU Nomor 17 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional tidak cukup dan tidak memiliki legitimasi kuat sehingga MPR harus memiliki garis besar.

Baca juga: PAN Usul Kursi Pimpinan MPR Diisi 9 Fraksi dan 1 DPD

Dia mengatakan kepemimpinan kepala negara mau pun kepala daerah, bahkan hingga selama sepuluh tahun, tidak menjamin sistem perencanaan tetap berjalan sesuai agenda.

Selain itu, Kongres V PDI Perjuangan merekomendasikan agar Majelis Permusyawaratan Rakyat kembali diberikan kewenangan menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: