Pantau Flash
Robert Minta Pemain Persib Hindari Kerumunan Saat Jalani Latihan Mandiri
Wow, Ternyata Ada Tiga Juta Warga Luar DKI yang Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta
Menteri Halim Ajak Kampus Bersinergi Bangun Desa
Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Nanti
Keren! Greysia/Apriyani Tembus ke Final Olimpiade Tokyo

Mengejutkan! Ribuan Anak di Cianjur Positif COVID-19, Ternyata Asal Muasalnya dari Sini

Headline
Mengejutkan! Ribuan Anak di Cianjur Positif COVID-19, Ternyata Asal Muasalnya dari Sini Ilustrasi ribuan anak di Cianjur positif Covid-19 (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ribuan anak di Cianjur, Jawa Barat, terpapar COVID-19 selama pandemi, dan 177 anak di antaranya usia balita, namun seluruhnya sudah kembali sembuh setelah menjalani isolasi di rumah sakit dan vila khusus.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi COVID-19 Cianjur, di Cianjur Rabu (23/6/2021), mengatakan selama pandemi tercatat 6.485 orang positif COVID-19, sebanyak 1.081 orang diantaranya anak usia balita hingga 19 tahun.

"Untuk usia balita sebanyak 177 jiwa dan dari usia 5-19 tahun sebanyak 904 anak. Sedangkan dari seribuan anak, 1 orang yang meninggal dunia usia balita, sedangkan sebagian besar sudah sembuh," katanya.

Namun untuk angka saat ini, pihaknya belum memiliki data pasti berapa orang pasien anak positif yang masih menjalani perawatan. "Secepatnya kita akan melakukan pendataan berapa jumlah pasien anak yang masih diisolasi," katanya.

Baca juga: Perhatian! Warga dengan KTP Non DKI Jakarta Bisa Ikut Vaksinasi COVID-19

Ia menjelaskan, untuk balita yang tercatat positif COVID-19 rata-rata terpapar dari orang tuanya. Sedangkan anak usia di atas 5 tahun, sebagian besar terpapar saat bermain atau setelah melakukan kegiatan di luar rumah.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan seiring tingginya anak berbagai usia terpapar COVID-19, membuat pihaknya kembali mengundurkan rencana pembelajaran tatap muka yang dinilai rawan menciptakan kluster baru.

"Kita batalkan kembali rencana simulasi dan PTM di bulan Juli karena 20 persen anak berbagai usia di Cianjur, terpapar COVID-19. Ini kita lakukan sebagai upaya antisipasi dan menekan angka penularan yang kembali tinggi," katanya.

Ia mengimbau seiring tingginya penularan virus berbahaya di kalangan keluarga, penerapan prokes ketat tetap harus dijalankan meski tinggal dalam satu rumah, tetap menerapkan 6 M sebagai upaya memutus rantai penyebaran.

Tim Pantau
Editor
Adryan N
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: