Pantau Flash
Harga Emas Antam Anjlok Rp17.000 per Gram
Paus Fransiskus Soal George Floyd: Kita Tak Bisa Menutup Mata pada Rasisme
Presiden Jokowi Teken PP Tapera, Hippi: Pengusaha dan Pekerja Dibebani
Pemerintah Alokasi Rp4,967 Triliun Tambahan Subsidi Bunga KUR
NTB Diguncang Gempa M 6, BMKG Peringatkan Waspada Gempa Susulan

Menkes Sebut Subsidi Pemerintah Juga Bertambah Pasca Kenaikkan Iuran BPJS

Menkes Sebut Subsidi Pemerintah Juga Bertambah Pasca Kenaikkan Iuran BPJS Dokter Terawan. (Foto: Antara/Hanni Sofia)

Pantau.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan bahwa pemerintah juga meningkatkan jumlah subsidi BPJS kesehatan seiring kenaikan iuran mulai Januari 2020.

"Harus disadari dengan kenaikan iuran itu pemerintah tambah lagi memberikan subsidi, memberikan lagi kepada masyarakat besaran iuran itu. Otomatis kalau iuran naik, pemerintah nambah anggarannya," kata Terawan di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Menkes Terawan: Pelayanan Pasti Dibenahi

Pemerintah, lanjut Terawan, telah membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi 96,8 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang termasuk dalam golongan rakyat miskin dan tidak mampu.

Dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan, Terawan mengatakan pemerintah juga menambahkan anggaran untuk membiayai kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.

"Bayangin 96,8 juta PBI, Penerima Bantuan Iuran, itu kan duitnya pemerintah. Artinya kalau itu naik, pemerintah juga memberikan kontribusi yang luar biasa," kata dia.

Sebanyak 221 juta peserta JKN-KIS yang tercatat hingga saat ini, hampir separuhnya dibiayai oleh pemerintah, yaitu sebanyak 96,8 juta penduduk miskin dan tidak mampu yang iurannya ditanggung negara lewat APBN dan 37,3 juta penduduk yang iurannya ditanggung oleh APBD.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ini Dampaknya

Terawan selaku Menkes menegaskan akan mengawasi rumah sakit agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik setelah adanya kenaikan iuran tersebut.

Menkes juga menjamin kenaikan iuran BPJS Kesehatan juga akan dibarengi dengan perbaikan kualitas layanan yang selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: