Pantau Flash
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus

Menkumham Sesalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora saat Aksi Unjuk Rasa

Menkumham Sesalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora saat Aksi Unjuk Rasa Aksi unjuk rasa mahasiswa Papua di Bandung (Foto: Antara/Raisan Al Farisi)

Pantau.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyesalkan pengibaran bendera Bintang Kejora saat aksi penyampaian pendapat di beberapa tempat di Papua dan di depan Istana Negara Jakarta beberapa hari lalu.

"Soal pengibaran itu kita sesalkan, karena Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, saudara kita sebangsa dan setanah air. Yang kita harapkan, mari kita rukun kembali, mari kita bersatu kembali, itu yang penting," kata Yasonna di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Baca juga: Usai Kerusuhan, Seluruh Sekolah di Jayapura Diliburkan Sepekan

Yasonna, mengimbau kepada masyarakat Papua yang ingin menyampaikan aspirasi untuk melakukannya dengan tertib dan menahan diri untuk dengan bertindak anarkis.

"Kita mengimbau saudara kita di Papua supaya tenang, jangan melakukan tindakan-tindakan anarkis. Pemerintah akan bekerja keras untuk mencari solusi yang baik, dialog-dialog yang baik menangani masalah ini," katanya.

Yasonna mengatakan, pemerintah memberikan perhatian serius untuk mengatasi persoalan Papua tersebut sehingga semua masyarakat diminta untuk saling menahan diri supaya kondisi tidak semakin buruk.

"Presiden sudah memberikan perhatian yang sangat serius tentang masalah ini menugaskan Menko (Polhukam), Panglima (TNI) dan Kapolri untuk menangani masalah ini. Saya percaya ini bisa kita selesaikan dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Kota Jayapura Masih Mencekam dan Lumpuh

Sebelumnya diberitakan, serangkaian aksi massa terjadi di sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat sebagai bentuk protes atas insiden rasial terhadap kelompok mahasiswa asal Papua di Malang dan Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Agustus lalu.

Pada Rabu, 28 Agustus kemarin, aksi massa juga digelar di seberang Istana Negara dengan disertai pengibaran beberapa bendera Bintang Kejora.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: