Pantau Flash
Jokowi Gratiskan Listrik 24 Juta Rumah Selama Tiga Bulan
Update Korona 31 Maret: 1.528 Positif, Sembuh 81 dan Meninggal 136
Jokowi Tetapkan Pembatasan Sosial Skala Besar dengan Karantina Kesehatan
KPK Perpanjang Penundaan Kunjungan Bagi Penghuni Rutan
Total 84 Pasien COVID-19 Meninggal Dunia di DKI Jakarta

Menohok, Anies Baswedan Sindir Pansus DPRD DKI Soal Wagub DKI Jakarta

Menohok, Anies Baswedan Sindir Pansus DPRD DKI Soal Wagub DKI Jakarta Ilustrasi Wagub DKI Jakarta. (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir panitia khusus (pansus) DPRD DKI Jakarta untuk pemilihan wakil gubernur ibu kota yang sudah setahun kosong.

"Soal wagub? Kursinya aja belum ada di depan itu hehe," kata Anies merujuk pada tempat dia memberi sambutan dalam penandatanganan nota kesepahaman KUPA-PPAS untuk rancangan APBD-P di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Anies Berharap Kursi Wagub DKI Dapat Terisi Sebelum....

Pemilihan wakil gubernur yang kemungkinan besar akan digarap DPRD baru DKI Jakarta mengingat masa jabatan politisi Kebon Sirih akan habis sekitar pekan ketiga Agustus, dinilai Anies hal yang berbeda karena nama calon wagub sudah ada di tangan Pansus pemilihan Wagub.

"Saya berharap Pansus segera menunaikan tugasnya. Karena tugasnya kan sudah di Pansus, supaya segera tuntas diusulkan ke paripurna sehingga bisa dibahas," ujar Anies.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan permasalahan di partai-partai pengusung Anies yakni Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra, mantan Menteri Pendidikan tersebut menyebut bola pemilihan wagub itu saat ini bukan lagi di partai pengusung.

"Kan susah selesai mereka. Sudah mengusulkan dua nama. Jadi sekarang bolanya ada di Pansus, bukan lagi di partai pengusung. Kalau dulu bolanya di partai pengusung. Sekarang (nama calon) sudah dikirimkan sejak 2 Maret 2019, jadi sudah lima bulan," ucap Anies menambahkan.

Baca juga: Wagub DKI Masih Kosong, Pengamat: PKS dan Gerindra Harus Bertanggung Jawab

Sebelumnya, posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah kosong selama satu tahun terakhir sejak ditinggalkan oleh Sandiaga Uno.

Secara khusus DPRD DKI Jakarta membentuk pansus guna mencari orang yang tepat untuk posisi pendamping Gubernur Anies Baswedan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: