Pantau Flash
Rudal Israel Hantam Kamp Jihadis Islam di Damaskus dan Jalur Gaza
Marquez Makin Kewalahan di Uji Coba Qatar
Ekonomi Negara-negara Terbesar Turut Luluh Lantak Akibat Korona
Kapal 10 Penumpang Tenggelam di Perairan Halmahera, 1 Orang Hilang
Puan Maharani Soal Kepercayaan Publik: Perilaku 1 Anggota DPR Berpengaruh!

Meski Akui Kaget, PKB Hormati Proses Hukum KPK Terhadap Bupati Sidoarjo

Meski Akui Kaget, PKB Hormati Proses Hukum KPK Terhadap Bupati Sidoarjo Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Ahmad Iman Syukri mengatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang juga merupakan kader PKB.

"Kami kaget mendengar kabar itu. Prinsipnya PKB menghormati proses hukum yang dilakukan KPK," ujar Iman Syukri dihubungi di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: OTT KPK Perdana di Era Firli: Bupati Sidoarjo dan Kepala Dinas Ditangkap

Iman mengatakan, partainya belum memutuskan terkait sanksi yang akan diberikan kepada Saiful Ilah karena masih menunggu informasi lebih lanjut.

"Soal sanksi, nanti menyesuaikan dengan status hukumnya. Kami menunggu kejelasannya lebih dulu. Prinsipnya pasti akan dikenakan sanksi jika terbukti," jelas Iman.

PKB juga belum memutuskan akan memberikan bantuan hukum kepada Saiful Ilah.

Wasekjen PKB Faisol Reza dihubungi terpisah mengatakan partainya menunggu pernyataan resmi KPK setelah pemeriksaan yang terhadap Saiful Ilah di gedung KPK.

Pada Selasa (7/1) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan beberapa pihak lain, melalui operasi tangkap tangan.

Saiful Ilah merupakan kader PKB yang menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo.

Baca juga: Soal Perpres, Ketua KPK Mengaku Belum Diajak Bicara Jokowi

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan penangkapan terhadap Bupati Sidoarjo tersebut terkait pengadaan barang dan jasa.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: