Meski Sleman Berhasil Turunkan Kasus, KPK Terjun Awasi Program Stunting

Headline

Pantau – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi Program Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Langkah ini bagian dari pencegahan korupsi sejak dini.

“Kami (Satgas Direktorat Korsupwil IV) diberikan tugas melakukan pengawasan program nasional yang mengambil fokus tematik tahun 2022 mengenai Pengawasan Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting pada Pemerintah Daerah,” kata Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Harun Hidayat seperti dilansir dari Antara, Kamis (23/6/2022).

Harun mengatakan pihaknya sangat perlu melakukan pengawasan program ini. Pasalnya anggaran ini menelan anggaran besar setiap tahunnya.

Di sisi lain, Sleman berhasil menurunkan angka stunting dan kini terendah sekitar 16 persen. Angka ini di bawah nasional pada 2021 yang menyentuh angka 24 persen.

“DIY dipilih karena termasuk tiga besar dengan angka stunting rendah dan mampu menekan angka stunting, termasuk Kabupaten Sleman,” ujar Harun.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan kunjungan kerja KPK di Pemkab Sleman dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam rangka percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Sleman.

Kustini mengatakan bahwa Pemkab Sleman berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024.

“Tidak hanya sampai di situ, bahkan Pemkab Sleman berkomitmen target pada 2026 mampu menurunkan angka stunting sampai di bawah lima persen,” katanya

Tim Pantau
Reporter
Tim Redaksi
Editor
Muhammad Rodhi