Migor Naik Lagi, Mendag Kemana?

Headline
istimewaBPKP dan Kejagung Bentuk tim gabungan terkait kasus migor. (Foto: Ilustrasi)

Pantau – Harga minyak goreng kemasan naik lagi di Pasar Cileungsi, Jawa Barat dalam satu pekan terakhir ini hingga Rp21.000 per liter.

Berdasarkan kunjungan tim Pantau.com ke pasar dan toko kelontong,
sebelumnya harga minyak kemasan sempat di harga Rp 14.000/ liter setelah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menggantikan mendag sebelumnya.

Sejumlah pedagang mengaku menjual minyak goreng curah seharga Rp14.500 hingga Rp15 ribu per kilogram (kg). Namun pada Sabtu (30/7/2022) harga sudah berada di Rp 21.000/liter.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan rata-rata harga minyak goreng curah di kawasan Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan sekitar Rp13 ribu-Rp14 ribu per liter.

“Harga minyak goreng curah di Jawa dan Bali di bawah Rp14 ribu per liter, rata-rata Rp13 ribu atau Rp13.500 per liter,” tutur Zulkifli.

Namun, harga minyak goreng di Papua dan Maluku masih mahal mencapai Rp23 ribu per liter. Sebab, distribusi pasokan minyak goreng masih sulit ke dua daerah itu. “Di sana (Papua dan Maluku) masih mahal Rp23 ribu (harga minyak goreng) di Papua dan Maluku karena masalah logistik,” ungkap Zulkifli.

Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah sebesar Rp14 ribu per liter atau setara Rp15.500 per kg. Hal ini berarti masih ada pedagang yang menjual minyak goreng di atas HET.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni